Ryamizard Ryacudu. (Dok/Ist)

Ryamizard Ryacudu: Lomba “Bela Negara Digital” Wadah Generasi Muda Unjuk Kreatifitas

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meminta kepada masyarakat  untuk menjaga keberagaman dalam bingkai persatuan dan kesatuan melalui kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, damai dan harmonis. Hal ini disampaikan Ryamizard berkenaan dengan kemajuan zaman dan arus globalisasi secara nyata berpotensi terhadap perluasan ancaman keamanan dan pertahanan negara dari berbagai aspek kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara.

Dalam rangka mengantisipasi berbagai bentuk perluasan terhadap potensi ancaman negara, Kementerian Pertahanan RI (Kemhan), melalui Bela Negara mengajak seluruh individu serta seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama membuka wawasan serta pemahaman terhadap situasi dan kondisi yang terjadi pada NKRI belakangan ini.

Sesuai dengan arahan Menhan Ryamizard Ryacudu, Bela Negara menjadi cerminan dalam upaya menghimpun kembali seluruh masyarakat dalam bingkai persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, damai dan harmonis dengan tetap menjunjung tinggi nilai luhur bangsa Indonesia sebagai entitas yang berdaulat dan bersatu.

Sebagai sarana mewujudkan visi tersebut, Kemhan kembali memperkaya berbagai sumber serta nilai moralitas keluhuran bangsa dalam kehidupan sosial di masyarakat melalui kegiatan Bela Negara yang dikemas dengan nuansa digital sebagai upaya untuk menjawab tantangan akibat gempuran arus informasi teknologi berbasis digital seperti sosial media.

“Kemajuan zaman ditenggarai dapat memudarkan nasionalisme dan patriotisme serta melunturkan nilai budaya pada generasi muda, Kemhan berupaya mewujudkan kegiatan pemahaman bela negara dan integritas budaya kepada kaum muda. Tujuannya agar kaum milenial lebih siap dan tidak mudah terlena pada tekanan asimetris di dunia digital dan menjadi akar yang kuat dalam bela negara demi menjaga keutuhan NKRI,” tegas Ryamizard melalui rilisnya beberapa waktu lalu.

Kegiatan Positif

Salah satu kegiatan nyata yang berkenaan dengan hal tersebut adalah mengadakan Lomba Kreativitas Bela Negara Digital bagi masyarakat dari berbagai kalangan, suku, ras daerah, agama serta bahasa. Lomba yang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya ini juga untuk menjaring kreatifitas dan membangun kegiatan positif dikaitkan dengan bela negara serta kemajuan teknologi informasi.

Adapun kegiatan ini terdapat dua kategori, yakni foto dan video berdasarkan tema tentang Cinta Tanah Air Indonesia, Kerukunan dalam Keberagaman dan Ayo Bela Negaraku. Karya yang dikirim merupakan ciptaan sendiri yang belum pernah memenangkan penghargaan dalam lomba apapun dan tidak pernah digunakan untuk tujuan komersil. Selain itu, hasil karya tersebut tidak boleh mengandung SARA, kekerasan, pornografi serta tidak melanggar UU ITE dan UU Film. Untuk periode pengambilan karya foto dan video pada 1 Januari hingga 23 November 2019. Sedangkan batas waktu penerimaan materi lomba pada 24 November 2019.