VGA seorang pelajar SMP korban curas bersama orang tuanya melaporkan kejadian yang dialami ke Polres Gresik

Pelaku Curas Mulai Sasar Anak-anak

GRESIK (Independensi.com) – Salah satu siswa kelas 7 di SMP Negeri di Gresik Jawa Timur, berinisial VGA menjadi korban perampasan disertai ancaman yang dilakukan oleh dua orang pelaku.

Kejadian itu, bermula saat korban VGA dari sekolah hendak pulang kerumahnya. Tiba-tiba didekati oleh dua orang yang mengendarai motor. Kemudian pelaku, berpura-pura tanya alamat dan dituduh terlibat tawuran.

Setelah itu, pelaku menyuruh korban turun dari sepeda angin yang digunakannya dan menyuruh VGA naik keatas motor. Untuk diajak keliling kota dan dipaksa untuk mengaku ikut tawuran.

Ironisnya, korban yang masih anak-anak dan berseragam sekolah itu oleh pelaku disuruh turun dikawasan Alun-alun Kota Gresik. Lalu sepeda angin milik korban, dibawa kabur pelaku, usai ditakut-takuti.

Beruntungnya, dalam kondisi ketakutan korban yang sebelumnya berada di Alun-alun hingga larut malam. Diantar seseorang yang mengenalinya, untuk dibawah pulang kerumahnya.

Budi Susatyo orang tua VGA, mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut dari cerita anaknya saat pulang dalam kondisi yang linglung (bingung, red).

“Anaknya saat tiba dirumah, langsung shock dan menangis karena sepeda anginnya dibawa kabur orang,” ujarnya saat melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Mapolres Gresik, Selasa (5/11).

“Kok tega-teganya anak kecil diancam-ancam hingga mau dihabisi, ini kan keterlaluan dan ngak boleh dibiarkan. Makanya, saya datangi Polres Gresik untuk melaporkan apa yang dialami anak saya,” katanya.

“Saya berharap agar pelaku segera ditangkap, karena sudah sangat meresahkan masyarakat. Apalagi, anak saya langsung shock akibat peristiwa yang dialami,” pungkasnya. (Mor)