Rapat Forkopimda Pemkab Bekasi, dihadiri Kapolres, Dandim, Kajari dan para pejabat terkait. (ist)

Rapat Forkopimda Kabupaten Bekasi Bahas Permasalahan Wilayah

BEKASI (IndependensI.com)- Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasu,  selenggarakan rapat koordinasi, kemarin. Rakor dilakukan jelang akhir tahun 2019.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja pada kesempatan itu,  menyampaikan beberapa isu  dan permasalahan yang terjadi di wilayahnya. Selain dihadi anggota Forkopimda, yakni Kapolres, Dandim, Kajari, juga hadir  pejabat, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi.

Salah satu hal yang disampaikan, pemerataan anggaran desa dari Pemerintah Daerah. Menurut Bupati Bekasi, bahwa pihaknya berharap adanya pemerataan anggaran ke masing-masing desa.

Ia mengingatkan jangan sampai ada Kepala Desa yang salah menggunakan dana desa. Ia berharap  tahun 2020, masalah ini dipersiapkan di dalam Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Desa dan Kecamatan. Ia akan terjun melakukan pengawasan terkait dana desa dan APB Desa.

Eka  juga menyinggung  permasalahan sampah di bantaran kali yang  menumpuk d setiap wilayah kecamatan. Ia memerintahkan kepada seluruh jajaran baik perangkat daerah sampai di tingkat wilayah yaitu Camat serta Kepala Desa untuk senantiasa berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan sampah khususnya di bantaran kali.

Saat ini sudah  musim penghujan sehingga dirinya tidak ingin permasalahan sampah dapat menyebabkan bencana yang tidak diinginkan. Bukan hanya sampah yang berada di sungai, tetapi sampah yang berada di pinggir jalanpun perlu diperhatikan.

“Saya menghimbau kepada para Kepala Dinas, Camat dan juga Kepala Desa, agar kita mulai sama-sama bersihkan wilayah kita. Momen musim hujan ini juga selain masalah sampah, saya juga berharap akan ada gerakan penanaman pohon,” ujarnya.

Saat itu dibahas juga  terkait  pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi. Ia berharap pembangunan-pembangunan ini berwawasan lingkungan.

Ia berharap  agar setiap pembangunan sesuai dengan motto Kabupaten Bekasi yaitu Bekasi Baru Bekasi Bersih.  Dalam Bekasi baru Bekasi bersih, ada beberapa urusan juga yang memang telah dilaksanakan. Salah satunya masalah pendidikan, dimana Pemerintah Kabupaten Bekasi telah me-launching Pendidikan Berkarakter, dimana anak-anak sudah mulai di didik bagaimana cara hidup bersih, hidup disiplin dan rajin menabung.

“Saya juga ingin pelayanan publik yang ada di Kabupaten Bekasi ini menjadi lebih baik lagi. Karena permasalahan Pelayanan Publik ini adalah permasalahan yang sangat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Salah satu hal yang telah dilaksanakan Pemkab Bekasi dalam mengatasi permasalahan pelayanan publik ini adalah membuat pelayanan yang dinamakan Gercep (Gerai Cepat Pelayanan Publik) yang berada di Sentral Grosir Cikarang (SGC). (jonder sihotang)