Presiden Jokowi saat melayat ke rumah duka di Jalan Bangka Raya, Tendean, Pela Mampang, Provinsi DKI Jakarta, Senin (3/2).  (Ist)

Gus Sholah Menaruh Perhatian Pada Keislaman dan Keindonesiaan

JAKARTA (Independensi.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenang K.H. Dr. Ir. Salahuddin Wahid, atau biasa dipanggil dengan nama Gus Sholah sebagai cendekiawan muslim yang telah menjadi panutan Bangsa dan Negara Indonesia.

“Intinya beliau banyak menyampaikan mengenai keislaman, keindonesiaan. Saya kira hal-hal yang berkaitan dengan islam dan kebangsaan itu yang sering disampaikan beliau kepada saya,” tutur Presiden menyampaikan pesan Gus Sholah.

Sebelumnya, Presiden menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum.

”Saya atas nama pemerintah, negara, dan seluruh masyarakat Indonesia menyampaikan duka cita yang  mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Bapak K.H. Dr. Ir. Salahuddin Wahid, Gus Sholah, tadi malam jam 20.55 di Rumah Sakit Harapan Kita,” ujar Presiden saat melayat ke rumah duka di Jalan Bangka Raya, Tendean, Pela Mampang, Provinsi DKI Jakarta, Senin (3/2).

“Tentu saja kita semuanya masyarakat Indonesia kehilangan, sangat kehilangan, atas berpulangnya beliau ke rahmatullah,” ungkap Presiden menambahkan.

Jokowi juga mendoakan segala amal baik Gus Sholah diterima di sisi Allah SWT, husnul khatimah, dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.

Pada kesempatan itu, Presiden juga masih mengingat dua pertemuan terakhir dengan Gus Sholah yakni di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang dan Istana Jakarta.