Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerima APD bantuan pengusaha. (humas)

Baju APD Sumbangan Pengusaha ke Pemkot Bekasi

BEKASI (IndependensI.com)- Pemerintah Kota Bekasi, kembali menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis. Kali ini,  sebanyak 139 dus  berisi 5004 unit baju  APD dari  PT Hogy Indonesia. Penyerahan dilakuka  di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi yang merupakan Kantor Gugus Tugas terkait penyebaran virus corona, Senin (6/4/2020).

PT. Hogy Indonesia yang berkantor di MM2100 Industrial Toen Blok M3-1 Cikarang Barat, Bekasin  bekerja sama dengan Kantor Bea Cukai Bekasi yang di dalamnya menaungi Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, Kantor Bea Cukai meminta kepada PT. Hogy sebagai bentuk Corporate Social Responbility (CSR) untuk membantu para petugas medis di wilayahnya berbentuk Alat Pelindung Diri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawaty menandatangani surat berita acara serah terima barang bersama  Satoshi Maeda sebagai Presdien Direktur PT. Hogy Indonesia dihadapan Wali Kota Bekasi, Rahmat Efdendi.

Rahmat menyampaikan  terima kasih  kepada Kepala Cabang Bea Cukai Provinsi Jawa Barat, Saipullah Nasution yang hadir bersama Kepala Bea Cukai Bekasi, Hatta karena telah ikut menjadi jembatan meminta bantuan kepada PT Hogy untuk Kota Bekasi.

“Kami berharap, untuk bantuan APD ini bisa kembali dikirimkan. Jika perlu kami beli saja untuk menambah Alat Pelindung Diri untuk tim kesehatan, karena alat ini hanya sekali pakai” ujar Rahmat.

Diinnstruksi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi agar alat pelindung diri itu  dibagikan ke petugas medis RSUD dr Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi  2000 unit APD. Juga kepada tiga RSUD type D masing masing 100 APD.

Dijelaskan setiap barang atau jenis bantuan yang diterima dari Provinsi  Jawa Barat ataupun perusahaan barangnya disimpan di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Stadion Patriot Kota Bekasi, dan untuk pembelian alat pencegahan ditempatkan di Gudang Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Sebagaimana diketahui,  APD dari pemerintah sengat terbatas, sehingga diharapkan ada bantuan dari masyarakat atau pengusaha. Pemprov Jabar, sebelumnya juga sudah menyampaikan APD ke Pemkot Bekasi.(jonder sihotang)