Dari Kiri ke Kanan (berdiri) : Anthonius Ginting Suka, Hendra Keria Hentas, Sopan Sinuraya, Hendra Utama Sembiring Kembaren, Zetsplayer Tarigan, Tenang Perangin-angin, Mestiawan Sembiring, Erni Br Tarigan, Budianto Surbakti. Bawah duduk dari kiri ke kanan: Murthada Sinuraya, Bukti Sembiring Maha, Seri Tarigan, Erlitna Beru Sembiring, Rahmat Biasa Perangin-angin dan Tahan Tarigan

Komunitas Karo Depok Bersatu Resmi Berdiri

DEPOK (Independensi.com) – Perhimpunan atau komunitas masyarakat yang berasal dari daerah Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang berdomisili di Kota Depok, Jawa Barat berdiri secara resmi. Komunitas yang bernama Karo Depok Bersatu (KDB) tersebut didirikan 27 Juli 2020 lalu di Depok.

Komunitas KDB didirikan di Kantor Notaris Ivan Gelium Lantu SH M.Kn, notaris di Kota Depok dan saat ini dalam proses pendaftaran ke Kantor Kementerian Hukum dan HAM. “Susunan pendiri, pengurus dan penasehat Karo Depok Bersatu sudah terbentuk  dan sudah diserahkan ke Kantor Notaris untuk disahkan ke Kementerian Hukum dan HAM,” kata Drs Sopan Sinuraya, yang menduduki Jabatan Sekretaris Jenderal Karo Depok Bersatu kepada Independensi.com, Sabtu (8/8/2020).

Karo Depok Bersatu  dipimpin oleh seorang tokoh yang dikenal aktif secara lintas sektoral di Kota Depok, Zetsplayers Tarigan SH M.Kn yang berprofesi sebagai notaris. Zetsplayers Tarigan juga termasuk menjadi salah satu pengurus di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Depok, pengurus PGIS Depok serta organisasi profesi dan lainnya.

Zetsplayers Tarigan SH M.Kn

Menurut Sinuraya, lahirnya KDB berawal dari kesamaan pandangan atau pemikiran beberapa orang dengan berbagai latar belakang pendidikan maupun profesi  yang kebetulan bermukim di Kota Depok sekitarnya. Semuanya  mempunyai kerinduan tentang bagaimana memajukan Suku Karo yang tinggal di Kota Depok supaya ikut berkontribusi baik dari segi ekonomi, sosial budaya dan politik di kota Depok.

Ketika suku-suku lain di Indonesia semakin berperan  dan dikenal dikancah nasional, bahkan internasional, maka masyarakat Karo tidak boleh ketinggalan. “Nah, melalui komunitas/wadah ini bisa dilakukan aksi nyata,” kata Sinuraya, yang juga bergerak di bidang  usaha jasa.

KDB juga berencana bisa berperan lebih luas secara lintas sektoral yakni melalui lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, BUMN maupun swasta. Banyak orang Karo yang sukses di berbagai bidang tersebut, sehingga tidak ada salahnya kita buka akses ke semuanya.

Meski organisasi kecil dan lingkupnya terbatas di Kota Depok, tetapi dengan kemajuan teknologi sekarang ada banyak hal yang bisa dilakukan. “Ini soal kemauan saja, seperti kata pepatah di mana ada kemauan di situ ada jalan,” kata Sinuraya.

Zaman sudah berubah dan semakin maju. Masyarakat Karo dari dulu terkenal dengan istilah single fighter, maju secara sendiri-sendiri. Sekarang  harus lebih dikembangkan, maju secara sendiri-sendiri ya, tetapi  akan lebih makin maju lagi apabila kita “sisampat-sampaten” lewat membangun relasi atau networking yang baik.

“Selama ini kita sudah menyadari itu, namun masih kurang dalam tindakan nyata. Sekarang, bagaimana supaya kita satukan kekuatan, seperti motto “KDB Ersada Kita Megegeh”,tutur Sinuraya asal Desa Singgamanik, Kecamatan Munte ini.

Drs Sopan Sinuraya

Menurut Sinuraya, masyarakat Suku Karo yang tinggal di Kota Depok masih lebih senang berdebat di warung kopi tapi sangat sedikit yang mau ikut terjun langsung di partai politik….sebagai salah satu partisipasi politik di Kota Depok. Padahal, sudah ada contoh bahwa pernah ada anggota DPRD Kota Depok yakni Murthada Sinuraya.

Makanya, kita bentuk Karo Depok Bersatu sebagai wadah untuk menyampaikan dan menampung gagasan, pemikiran  atau konsep  untuk memajukan Kalak Karo yang tinggal di Depok. Ke depan harus ada orang Karo yang menjadi anggota DPRD di Kota Depok, bahkan bisa menjadi Walikota karena jumlah warga Karo di Depok lumayan banyak.

Melalui Karo Depok Bersatu banyak manfaat positif yang bisa kita ambil. ‘Yang pasti, bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat Karo di Depok. Semua harapan itu hanya bisa diwujudkan apabila kita kompak dan bersatu,” kata Sinuraya mengakhiri perbincangan.

Adapun susunan Penasihat, Pendiri dan Pengurus Karo Depok Bersatu :

Pendiri : Zetsplayers Tarigan, Sopan Sinuraya, Lusin Tarigan, Mestiawan Sembiring, Budianto Surbakti, Murthada Sinuraya, Tenang Perangin-angin, Rahmat Biasa Peranginangin Sukatendel, Hendra Keria Hentas Sembiring  dan Anthonius Ginting Suka.

Pengurus: Zetsplayers Tarigan (Ketua Umum), Anthonius Ginting Suka (Ketua I), Budianto Surbakti (Ketua II), Hendra Keria Hentas (Ketua III), Sopan Sinuraya (Sekretaris Jenderal), Mestiawan Sembiring (Wakil Sekretaris), Hendra Utama Sembiring Kembaren (Bendahara), Erni Magdalena Br Tarigan (Wakil Bendahara).

Penasihat : Johannes Rengkap Depari, Tahan Tarigan, Ir Cerdas Kaban, Rahmat Biasa Perangin-angin Sukatendel, Lusin Tarigan, Bukti Sembiring Maha, Drs Nuah Pengarapen Ginting, Marthalena Sebayang, Seri Tarigan, Brigjend (Purn) dr Alexander Kaliaga Ginting Suka Sp.P (K) GCPP, Drs Murthada Sinuraya MM, Dra Erlitna Sembiring, Abednego Panca Putra Tarigan dan Joab Jendriko Tarigan. (Kbn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *