Sekjen KITA: Benang Merah Sumpah Pemuda dan Pahlawan

Loading

SUKABUMI (IndependensI.com) – Hari Pahlawan yang diperingati oleh semua rakyat Indonesia saat ini, bagi Kerapatan Indonesia Tanah Air – KITA, yang diketuai oleh Maman Imanul Haq, memiliki makna tersendiri, karena dikaitkan dengan momen yang tidak jauh dari waktu public memperingati Sumpah Pemuda.

Setidaknya ada satu benang merah yang menghubungkan antara Pemuda dan Pahlawan. Begitu kata Sekjen KITA, Ayep Zaki pada saat memperingati Hari Pahlawan di Kampus SMK Doa Bangsa, Palabuahanratu, Selasa, 10 November 2020.

Ayep Zaki menegaskan bahwa Sumpah Pemuda 1928 merupakan komitmen bangsa Indonesia untk berjiwa muda. Jiwa Muda selalu memiliki kesadaran bahwa kita bertanah air, berbangsa dan berbahasa yang satu yaitu Nusa, Bangsa, dan Bahasa Indonesia.

Nusa, berarti dimana kita tinggal. Bangsa, berarti kita diikat oleh satu perjalanan historis yang sama, senasib sepenanggungan, dan Bahasa, berarti kita memiliki alat komunikasi untk mempersatukan jiwa ke-Indonesia-an ini.

Jiwa muda merupakan spirit kepahlawanan yang harus ada dalam diri setiap individu bangsa ini. Kerapatan Indonesia Tanah Air dengan program Wirabangsa-nya, menanamkan kesadaran untuk membela Nusa, bangsa, dan Bahasa-nya.

Membela Nusa, tentunya bagaimana mengolah Nusa sebagai anugerah yang Maha Kuasa terhadap bangsa ini menjadi Home-land yang memberikan jaminan kesejahteraan dan kemakmuran.

“Semua elemen bangsa, terutama pemuda pemudi Indonesia, dengan peringatan Hari Pahlawan ini, diingatkan untuk terus belajar dan berkarya untuk memakmurkan bangsa ini dengan kompetensi yang handal dalam mengolah Sumber Daya Alam. Mari kita sama-sama menunaikan sumpah dan janji “ Bertanah air satu Tanah Air Indonesia” dengan mengolah potensi Alam Indonesia untuk Kemakmuran dan Keadilan social bagi seluruh Rakyat Indonesia. Itulah Pahlawan pasca Kemerdekaan, Itulah Wirabangsa sejati. Pemuda yang Tidak menepati “sumpah Pemuda”-nya, bukanlah Pahlawan bangsa, Akan tetapi pemuda yang menunaikan “sumpah pemuda”-nya dengan berjuang mengolah potensi Alam Indonesia untuk kesejahteraan dan kemakmuran bersama, itulah Pahlawan Pasca Kemerdekaan, Itulah wirabangsa yang terus dibangun dan diupayakan oleh Kerapatan Indonesia Tanah Air,” tegas Ayep Zaki. (Chs)