Ketua PSI Kota Depok, Oparis Simanjuntak

HUT PSI ke-6: Guru Pendamping di SLB Negeri Depok Masih Minim

Loading

DEPOK (Independensi.com) – Guna menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Solidartas Indonesia (PSI) yang ke 6 pada 29 November 2020, selama bulan November PSI akan meningkatkan kegiatan turun langsung dalam kegiatan sosial seperti donor darah, bersih-bersih rumah ibadah dan penanaman pohon di beberapa kecamatan.

Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan serentak oleh PSI seluruh Indonesia dari seluruh tingkat baik DPW (provinsi), DPD (kota dan kabupaten), DPC (kecamatan) sampai tingkat DPRt (kelurahan).

Kegiatan di Kota Depok, Jawa Barat, Ketua DPD PSI yang juga anggota DPRD Kota Depok, Oparis Simanjuntak mengatakan, dalam rangka hari ulang tahun menyelenggarakan “PSI Mendengar”. Artinya mendengar aspirasi dari enam komunitas masyarakat di Kota Depok yakni mulai dari komunitas agama, pemerhati budaya, pendidikan dan lain sebagainya.

Menurut Oparis, banyak dari mereka mengapresiasi acara “PSI Mendengar” yang diadakan pada minggu lalu, sehingga aspirasi didengar oleh anggota dewan tanpa harus menunggu kegiatan reses, ditambah lagi penggunaan pertemuan daring mempermudah mereka dalam menyampaikan aspirasi dari tempat masing-masing tanpa harus menghadiri kegiatan tatap muka yang beresiko penularan Covid-19.

Dikatakan Oparis, ada beberapa keluhan warga yang disampaikan antara lain terkait kurangnya keberadaan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Depok. Meskipun seharusnya ada kuota di sekolah negeri menerima siswa berkebutuhan khusus, namun jumlah guru pendamping bisa dikatakan tidak ada.

Selain itu, tambahnya, tenaga pendidik khususnya untuk pendidik agama minoritas tidak pernah diperhatikan dan ini menjadi catatan tahunan, namun tidak ada upaya serius dari pemerintah kota atau dinas terkait untuk mengatasi masalah ini.

“Yang paling mengejutkan masih adanya pungutan yang masih terjadi di sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan SLTP Negeri di Kota Depok. Untuk itu, kami harus menanyakan kembali terkait hal tersebut dari pihak penyelenggara pendidikan yang bertugas di sana dan juga Dinas Pendidikan terkait laporan tersebut,” jelas Oparis.

Ditambahkan, dari segi infrastruktur banyak jalan di daerah Kecamatan Bojongsari belum tersentuh program Penerangan Jalan Umum (PJU). Selain itu, warga juga mempertanyakan berhentinya pembangunan Jalan Tol Cinere – Jakarta – Serpong.

Menurut Oparis, keluhan warga selain akan dibawa ke DPRD untuk diusulkan agar dapat perhatian lebih, aspirasi warga ini juga akan menjadi masukan kepada pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Depok yang diusung PSI yaitu Pradi Supriatna dan Afifah Alia. (Robino Hutapea)