Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak.(ist)

Kasus BPJS Naker, Kejagung Periksa Lima Petinggi Perusahaan Sekuritas

JAKARTA (Independensi.com)
Kejaksaan Agung melalui tim penyidik pidana khusus kembali memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Selasa (2/2).

Saksi kali ini yang diperiksa di Gedung Pidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta sebanyak lima orang dan merupakan petinggi dari perusahaan sekuritas.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Ebenezer Simanjuntak mengungkapkan, Selasa (2/2) malam, ke lima petinggi perusahaan sekuritas tersebut yaitu BS, TM, IC, NY dan SAP.

Leo demikian biasa disa disapa menyebutkan saksi BS adalah Direktur BRI Sekuritas. Kemudian TM selaku Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas dan IC selaku Direktur Utama PT Panin Sekuritas Tbk.

Sedangkan dua saksi lainnya yaitu NY selaku Head of Equity Sales di PT Sucor Sekuritas dan SAP selaku Head Institusi di PT Valibury Sekuritas Indonesia.

“Pemeriksaan saksi-saksi ini dilakukan tim penyidik guna mencari fakta-fakta hukum,” ucap mantan Wakajati Papua Barat ini.

Selain itu, kata dia, juga untuk mengumpulkan alat-alat bukti kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi di BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara sejauh ini meski sejumlah saksi sudah diperiksa, Kejagung belum juga menetapkan satupun tersangka dalam kasus dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan kasus baru yang diusut Kejagung.(muj)