JAM Pidsus Beri Sinyal Penyidik Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Timah 

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Kejaksaan Agung melalui Tim penyidik pidana khusus kebut penuntasan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditi timah di wilayah konsensi pertambangan PT Timah tahun 2015-2022.

Seperti pada pekan ini Tim penyidik secara marathon selama tiga hari yang berbeda memeriksa sejumlah saksi. Baik saksi dari PT Timah maupun pihak swasta dengan diantaranya ada yang lebih dari satu kali diperiksa.

Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut selain untuk memperkuat pembuktian juga diduga mencari siapa saja yang dianggap paling bertanggung-jawab untuk dijadikan sebagai tersangkanya.

Sementara itu Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah saat ditemui memberikan sinyal Tim penyidik dalam waktu dekat bakal segera menetapkan tersangka kasus timah.

“Tinggal sedikit lagi (penetapan tersangka). Karena masih ada yang belum clear,” kata Febrie kepada Independensi.com, Jumat (12/01/2024) sesaat sebelum meninggalkan kantornya.

Adapun sejumlah saksi kasus timah yang diperiksa pekan ini yaitu pada Kamis (11/01/2024) kemarin ada empat orang. Mereka adalah RI selaku Direktur Utama PT Sariwiguna Binasentosa dan AA selaku Manager Operasi PT Menara Cipta Mulia.

Kemudian AUB selaku Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk/Kepala Divisi Keuangan PT Timah Tbk dan MIF selaku Staf PT Artha Dinamika Lestari.

Sebelumnya pada hari Selasa (09/01/2024) juga ada empat orang diperiksa sebagai saksi. Yaitu R selaku pihak PT Tinindo Inter Nusa, TA selaku Owner CV Venus Inti Permata, AP selaku Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk tahun 2020 serta EZS selaku Staf Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk.

Sementara pada hari Senin (08/01/2024) ada delapan orang saksi diperiksa dengan  diantaranya empat orang dari pihak swasta dan empat orang lainnya dari PT Timah.

Dari pihak swasta yaitu MG selaku Direktur Utama PT Stanindo Inti Perkasa, R selaku pihak PT Tinindo Inter Nusa, TA selaku Owner CV Venus Inti Permata dan RI selaku Direktur Utama PT Sariwiguna Binasentosa.

Adapun dari PT Timah yaitu EA selaku Direktur Keuangan tahun 2017-2018, AP selaku Direktur Operasi dan Produksi tahun 2020, EZS selaku Staf Direktur Operasi dan Produksi serta AUB selaku Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk/Kepala Divisi Keuangan PT Timah Tbk.

Sedangkan pada pekan sebelumnya yaitu pada hari Kamis (04/01/2024) Tim penyidik hanya memeriksa satu orang saksi yaitu HT selaku Direktur Utama PT Venus Inti Perkasa.(muj).