Skandal Hilangnya Dana Nasabah di BTN: Desak KPK dan OJK Bertindak Tegas!

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Skandal hilangnya dana nasabah di Bank Tabungan Negara (BTN) telah menggemparkan publik. Kelompok Anti Korupsi (KAK) menyoroti kejadian ini sebagai bukti kelalaian dan kelemahan sistem perbankan. Nasabah yang dirugikan merasa kecewa dengan respons yang lamban dari pihak terkait.

Pendemo Kelompok Anti Korupsi (KAK) setelah membakar ban dan memasang banner di depan Kantor BTN Harmoni, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Mereka menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap hilangnya dana nasabah di bank tersebut.

Dalam kronologi kejadian, nasabah menempatkan dana mereka dengan kepercayaan penuh pada BTN, namun saldo mereka secara tiba-tiba berkurang drastis tanpa penjelasan yang memadai. Upaya mencari keadilan juga mengalami jalan buntu karena respons yang lamban dari pihak bank dan regulator.

Ratusan Pendemo Kelompok Anti Korupsi (KAK) memasuki kantor bank BTN saat melakukan aksi di depan Kantor BTN Harmoni, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Mereka menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap hilangnya dana nasabah di bank tersebut.

Investigasi KAK mengungkap dugaan keterlibatan oknum internal BTN, bahkan hingga ke jajaran pimpinan. Oleh karena itu, desakan untuk tindakan tegas dari KPK, Kejaksaan Agung, Bank Indonesia, dan OJK semakin menguat.

Pendemo Kelompok Anti Korupsi (KAK) setelah membakar ban dan memasang banner di depan Kantor BTN Harmoni, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Mereka menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap hilangnya dana nasabah di bank tersebut.

KAK mendesak agar KPK menyelidiki potensi korupsi dalam kasus ini dan Kejaksaan Agung mengambil langkah hukum terhadap pelaku. Selain itu, Bank Indonesia dan OJK diminta untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap BTN dan mengambil tindakan sesuai kewenangan mereka.

Kuasa hukum dari nasabah korban bank BTN Gregorius Upi SH,MH saat ratusan Kelompok Anti Korupsi (KAK) melakukan aksi demo di depan Kantor BTN Harmoni, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Mereka menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap hilangnya dana nasabah di bank tersebut.

Para nasabah yang dirugikan berharap agar tindakan segera diambil untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap BTN dan mengembalikan dana mereka. Kejadian ini menjadi sorotan penting karena menyangkut reputasi dan nama baik bank yang merupakan milik masyarakat Indonesia.

Corporate secretary BTN Ramon Armando saat berbincang dengan nasabah (kanan) saat ratusan Kelompok Anti Korupsi (KAK) melakukan aksi demo di depan Kantor BTN Harmoni, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Mereka menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap hilangnya dana nasabah di bank tersebut.