JAKARTA (IndependensI.com) – Tim Kepedulian Masyarakat Sensory Bridge yang berasal dari Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di kawasan Gedung Laboratorium Riset Multidisiplin, Universitas Indonesia, Depok.
Rangkaian kegiatan program terdiri atas pelatihan pendampingan yang dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli 2025 dan kegiatan interaktif (Post to Post) yang dilaksanakan pada Sabtu, 12 Juli 2025.
Program tersebut didukung oleh Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial Universitas Indonesia (DPIS UI), Yayasan Pandu Cendekia, serta Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri sebagai mitra utama yang mendampingi anak-anak dengan spektrum autisme yang berlokasi di Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan.
Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Sensory Bridge: Inovasi Pendekatan Sensori untuk Pengembangan Potensi Anak Penyandang Autisme” ini diketuai oleh Retno Lestari melibatkan delapan dosen beserta 21 mahasiswa dari Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia. Dosen-dosen tersebut terdiri atas dosen-dosen dari Departemen Biologi FMIPA UI, yaitu Abinawanto, Lutfiralda Sjahfirdi, Nining Betawati Prihantini, Fadhillah, Mega Atria, dan Upi Chairun Nisa serta satu dosen dari Departemen Geografi, yaitu Astrid Damayanti.
Libatkan Orang Tua
Program berfokus pada 19 anak dengan spektrum autisme dari Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri. Tidak hanya anak-anak, kegiatan tersebut juga melibatkan orang tua sebagai pendamping utama serta empat tenaga pendidik dari yayasan yang turut berperan aktif dalam pelaksanaan dan keberlangsungan program.
Saat ini, Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri yang berlokasi di Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, merupakan lembaga yang secara konsisten mendampingi 40 anak dengan spektrum autisme melalui terapi perilaku, okupasi, dan sensori.
Dari jumlah tersebut, 15 anak sudah berbicara dan mengucapkan kata-kata dan kalimat (verbal) dan 25 lainnya masih mengalami kesulitan dalam komunikasi (non-verbal). Keterbatasan jumlah terapis, minimnya keterlibatan orang tua dan belum tersedianya ruang interaksi inklusif membuat banyak anak penyandang autisme belum terfasilitasi secara optimal.

Pelatihan Pendampingan
Pelaksanaan program Sensory Bridge diawali dengan kegiatan pelatihan pendampingan yang diadakan pada Kamis, 10 Juli 2025 berlokasi di Ruang 603, Multidisiplin FMIPA UI. Kegiatan ini dihadiri oleh tim Sensory Bridge, Ratna Komara Wangsih selaku Ketua Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri beserta Para Guru pendidik dari yayasan.
Pelatihan ini merupakan sesi pembekalan awal mencakup karakteristik anak berkebutuhan khusus, komunikasi positif, serta pendekatan sensori yang sesuai untuk anak dengan spektrum autisme yang disampaikan oleh Ratna Komara Wangsih selaku nara sumber dari Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri.
“Masih banyak yang salah paham soal anak autisme. Padahal kalau kita lihat lebih dekat, mereka punya potensi luar biasa. Semoga lewat kegiatan ini, orang tua dan masyarakat bisa lebih paham dan mendukung perkembangan mereka” ujar Ratna, Ketua Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri, Kamis (10/07/2025).
Pendekatan Kolaboratif
Kegiatan pengabdian diawali dengan sambutan dari Retno Lestari. Beliau menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam mendampingi anak dengan spektrum autisme, serta harapan agar program dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi anak-anak dari Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri.
Dalam sesi pemaparan materi, Ratna membagikan pengalamannya dalam mendampingi anak-anak dengan autisme di Yayasan Rumah Terapi Putra Fitri. Materi yang disampaikan mencakup karakteristik anak berkebutuhan khusus, pentingnya komunikasi suportif, serta pendekatan sensori yang dapat diterapkan oleh pendamping, baik dari kalangan tenaga pendidik dari yayasan maupun mahasiswa.“
Saya sangat mengapresiasi keterbukaan dari pihak yayasan dan semangat para mahasiswa. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa jadi gerakan berkelanjutan lintas generasi,” ujar Astrid Damayanti salah satu dosen pembimbing dari Departemen Geografi FMIPA UI.