Reuni 5.0 Siswa Teladan Nasional yang berlangsung pada 7–9 November 2025, dengan mengusung tema “Guyub Rukun Migunani” di Yogyakarta, Sabtu (8/11/2025).

Reuni 5.0 Siswa Teladan Nasional: “Guyub, Rukun, Migunani” Menyatukan Generasi Emas Indonesia di Yogyakarta

Loading

YOGYAKARTA (Independensi.com) – Suasana penuh kehangatan dan semangat kebangsaan akan menyelimuti Kota Pelajar Yogyakarta akhir pekan ini. Ratusan alumni penerima penghargaan Siswa Teladan Nasional (Sistelnas) dari seluruh Indonesia berkumpul dalam kegiatan Reuni 5.0 Siswa Teladan Nasional yang berlangsung pada 7–9 November 2025, dengan mengusung tema “Guyub Rukun Migunani”.

Tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan, kerukunan, dan kebermanfaatan lintas generasi dalam membangun Indonesia yang unggul, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Program ini merupakan lanjutan dari ajang Pemilihan Pelajar Teladan Nasional (1976–1981) dan Pemilihan Siswa Teladan Nasional (1982–1998) sebuah program prestisius yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI pada masanya. Tujuannya adalah mencetak generasi muda unggul yang cerdas, tangguh, serta berbudi luhur.

Kini, ribuan alumni Sistelnas yang tersebar di berbagai provinsi dan profesi mulai dari pejabat pemerintah, akademisi, TNI/Polri, pendidik, hingga penggerak sosial dan dunia usaha kembali dipertemukan untuk meneguhkan komitmen kebangsaan mereka.

Rangkaian Kegiatan
Reuni 5.0 dibuka dengan Makan Malam Pembuka di Resto Joglo d’Padma pada Jumat malam (7/11). Keesokan harinya, Sabtu pagi (8/11), peserta mengikuti Jalan Santai dan Pelepasan Benih Ikan di kawasan Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai simbol regenerasi ilmu pengetahuan dan kepedulian lingkungan.

Acara puncak digelar pada Sabtu malam (8/11) di Global Darussalam Academy (GDA), Pakem, Sleman, dengan agenda Temu Kangen dan Malam Keakraban. Dalam kegiatan tersebut, peserta akan menikmati pertunjukan seni, testimoni lintas angkatan, sambutan tokoh, serta peluncuran berbagai inisiatif alumni yang bertujuan memperkuat kontribusi sosial di masyarakat.

Reuni akan ditutup dengan kunjungan budaya ke Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan sekitarnya pada Minggu pagi (9/11), sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan filosofi luhur yang menjadi inspirasi dalam pendidikan karakter bangsa.

Makna dan Tujuan

Ketua Panitia, Tubagus M. Iqbal, menegaskan bahwa Reuni 5.0 bukan sekadar ajang temu kangen.

“Reuni 5.0 adalah momentum rekoneksi nilai-nilai keteladanan, membangun jejaring lintas profesi, dan meneguhkan komitmen alumni Sistelnas untuk terus berkontribusi nyata bagi bangsa sesuai semangat Guyub, Rukun, Migunani,” ujarnya.

Lebih dari sekadar nostalgia, reuni ini menjadi wadah untuk menghidupkan kembali nilai-nilai utama Siswa Teladan Nasional seperti disiplin, integritas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai itu diharapkan tetap relevan dan menjadi fondasi moral bagi generasi penerus dalam menghadapi tantangan era Society 5.0.

Tentang Siswa Teladan Nasional (Sistelnas)
Program Pemilihan Pelajar Teladan Nasional (1976–1981) dan Pemilihan Siswa Teladan Nasional (1982–1998) merupakan ajang pembinaan pelajar berprestasi tingkat nasional yang digagas oleh Depdikbud RI.

Ajang ini berperan penting dalam menanamkan semangat Cerdas, Tangguh, dan Berbudi Luhur di kalangan pelajar Indonesia sebuah modal karakter bangsa yang masih hidup dalam diri para alumninya hingga kini.
Dengan semangat “Guyub, Rukun, Migunani,” Reuni 5.0 Sistelnas di Yogyakarta menjadi bukti bahwa nilai keteladanan tidak lekang oleh waktu.

Dari generasi ke generasi, para alumni terus berikhtiar memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa menjahit kembali benang merah keteladanan menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

About The Author