Pelajar SD Victory Plus belajar mengolah air bersih di Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi

Edukasi Air Bersih Sejak Dini di Perumda Tirta Bhagasasi

Loading

BEKASI (IndependensI.com)- Pembangunan berkelanjutan atau sering disebut Sustainable Development Goals (SDGs), salah satu upaya untuk menjaga lingkungan yang baik. Kelestarian alam harus terus terjaga dan terpelihara.

Diantara tujuan pembangunan berkelanjutan untuk mengakhiri kemiskinan, dan memastikan kesejahteraan bagi semua orang pada tahun 2030 terkait yang mencakup isu sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Pada program SDGs tahun 2030 pelayanan air bersih perpipaan sudah harus  100 persen. Ini menandakan bahwa pemenuhan air bersih sangat mendasar

Guna mengejar hal tersebut, Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, sebagaimana diungkapkan Direktur Utama Reza Lutfi, mulai tahun 2025,  pihaknya menargetkan ada penambahan pelanggan baru sekitar 16.000 sambungan langganan (SL) tiap tahun.

Saat ini, cakupan layanan air bersih di Kabupaten Bekasi sekitar 40 persen dari jumlah penduduk sekitar 3,4 juta jiwa.

Terkait program SDGs yang merupakan agenda global yang disepakati oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2015 untuk mencapai masa depan yang lebih baik, Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, menjadi rujukan beberapa sekolah di Kota dan Kabupaten Bekasi untuk mengetahui proses air bersih.

Belum lama ini, 14 siswa SD Sekolah Victory Plus Bekasi, melakukan kunjungan ke Perumda Tirta Bhagasasi. Dimana 14 murid, memilih topik Clean Water and Sanitation.

Para murid sekolah dasar ini, ingin mempelajari bagaimana masyarakat untuk mendapatkan akses air bersih.

Berbagi Ilmu

Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi Rika Nursantika, bersama Kepala Bagian Produksi Sugeng Riyadi, menerima kunjungan murid Sekolah Victory Plus Bekasi bersama tiga guru pendamping.

Rika Nursantika mengungkapkan, pihaknya sangat terbuka dan tidak ada batasan untuk berbagi ilmu, terlebih kepada para murid hingga sesama perusahaan air bersih seperti selama ini terjadi.

Edukasi tentang air bersih, harus diberikan sejak dini karena menyangkut hak asasi dan pengetahuan terkait kelestarian lingkungan.

Para murid, dibawa melihat Instalasi Pengolahan Air dan Bak Kimia di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Tegal Danas. Para murid dan guru mengetahui bagaimana. proses pengolahan air bersih.

Wali kelas VI Sekolah Victory Plus Bekasi, Yani Fretty Panggabean mengatakan kunjungan ini merupakan program sekolah dalam menjaga pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals. Dimana 14 murid ini memilih topik Clean Water and Sanitation.

Yani berharap para murid juga dapat lebih bijak dalam menggunakan air karena untuk mendapat air bersih itu bukan hal yang semudah dalam bayangan mereka. (jonder sihotang)

About The Author