Pengajian Ideologi Kebangsaan (PIK-4) bertema “Pancasila dan Demokrasi di Era Digital: Menimbang Model Pemilu E-Voting” di halaman Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (1/6/2026).

Golkar DKI Bahas E-Voting dan Masa Depan Demokrasi Digital dalam Pengajian Ideologi Kebangsaan

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham memberikan sambutan saat DPD Partai Golkar DKI Jakarta menggelar Pengajian Ideologi Kebangsaan (PIK-4) bertema “Pancasila dan Demokrasi di Era Digital: Menimbang Model Pemilu E-Voting” di halaman Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (1/6/2026). Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk mengkaji peluang dan tantangan penerapan sistem e-voting di Indonesia, dengan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dalam penguatan demokrasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan) bersama Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia (tengah) dan Pengamat politik Adi Prayitno (kiri) berbinang bersama saat DPD Partai Golkar DKI Jakarta menggelar Pengajian Ideologi Kebangsaan (PIK-4) bertema “Pancasila dan Demokrasi di Era Digital: Menimbang Model Pemilu E-Voting” di halaman Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (1/6/2026). Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk mengkaji peluang dan tantangan penerapan sistem e-voting di Indonesia, dengan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dalam penguatan demokrasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan) bersama Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia (kedua kanan), Pengamat politik Adi Prayitno (kedua kiri) dan Anggota DPRD DKI Jakarta Alia Laksono (kiri) berbinang bersama saat DPD Partai Golkar DKI Jakarta menggelar Pengajian Ideologi Kebangsaan (PIK-4) bertema “Pancasila dan Demokrasi di Era Digital: Menimbang Model Pemilu E-Voting” di halaman Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (1/6/2026). Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk mengkaji peluang dan tantangan penerapan sistem e-voting di Indonesia, dengan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dalam penguatan demokrasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan) bersama Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia (kedua kanan), Pengamat politik Adi Prayitno (kedua kiri) dan Anggota DPRD DKI Jakarta Alia Laksono (kiri) berbinang bersama saat DPD Partai Golkar DKI Jakarta menggelar Pengajian Ideologi Kebangsaan (PIK-4) bertema “Pancasila dan Demokrasi di Era Digital: Menimbang Model Pemilu E-Voting” di halaman Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (1/6/2026). Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk mengkaji peluang dan tantangan penerapan sistem e-voting di Indonesia, dengan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dalam penguatan demokrasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar memberikan sambutan saat DPD Partai Golkar DKI Jakarta menggelar Pengajian Ideologi Kebangsaan (PIK-4) bertema “Pancasila dan Demokrasi di Era Digital: Menimbang Model Pemilu E-Voting” di halaman Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (1/6/2026). Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk mengkaji peluang dan tantangan penerapan sistem e-voting di Indonesia, dengan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dalam penguatan demokrasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan) bersama Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia (kedua kanan), Pengamat politik Adi Prayitno (kedua kiri) dan Anggota DPRD DKI Jakarta Alia Laksono (kiri) berbinang bersama saat DPD Partai Golkar DKI Jakarta menggelar Pengajian Ideologi Kebangsaan (PIK-4) bertema “Pancasila dan Demokrasi di Era Digital: Menimbang Model Pemilu E-Voting” di halaman Kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Senin (1/6/2026). Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk mengkaji peluang dan tantangan penerapan sistem e-voting di Indonesia, dengan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dalam penguatan demokrasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *