Foto : Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat memimpin evaluasi tata kelola anggaran

Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah

Loading

GRESIK (independensi.com) – Untuk menutup celah salah sasaran dalam penyaluran bantuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik Jawa Timur, memperketat verifikasi hibah daerah hingga tingkat desa.

Menurut Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Asluchul Alif, pembenahan ini dilakukan menyusul evaluasi tata kelola anggaran, sekaligus memastikan setiap hibah benar-benar berdampak bagi masyarakat.

“Hibah tidak boleh lagi sekadar menjadi formalitas penganggaran, tetapi harus tepat sasaran dan terukur manfaatnya sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.

Bahkan lanjut Wabup, dalam penyusunannya tidak boleh ada kesalahan. Karena kalau sudah salah, tidak bisa diperbaiki di tengah jalan.

“Penguatan verifikasi dimulai dari hulu perencanaan dan setiap usulan wajib melalui tahapan ketat. Mulai dari Musrenbang desa dan kecamatan, forum perangkat daerah, hingga penginputan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang kini berjalan dengan jadwal dan peran yang terstruktur,” tegasnya.

Alif menambahkan, sistem tersebut sekaligus menutup ruang perubahan usulan di luar mekanisme, sebagaimana menjadi catatan dalam evaluasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada akhir 2025.

Tak hanya administratif, seluruh usulan juga harus lolos penyelarasan dengan arah pembangunan daerah melalui Nawakarsa serta visi dan misi kepala daerah 2025–2030.

“Pemkab Gresik, juga melakukan penyaringan ketat terhadap prioritas pembangunan. Usulan yang dinilai tidak mendesak atau minim dampak mulai dieliminasi, sebab keterbatasan anggaran. Sehingga, kita fokus pada yang paling mendesak dan berdampak langsung ke masyarakat,” tukasnya.

“Selain itu,  Pemkab Gresik mulai mengesampingkan pekerjaan dengan tingkat kerusakan rendah, maupun yang tidak berdampak langsung terhadap aktivitas warga,” sambungnya.

Meski demikian, ditambahkan Alif komitmen jangka menengah tetap dijaga dengan menargetkan penyelesaian bertahap jalan poros desa dan jalan lingkungan melalui program betonisasi.

“Kami ingin ke depan akses jalan di Kabupaten Gresik semakin baik dan merata. Ini target bertahap yang terus kami kejar,” tandasnya. (Mor)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *