![]()
BEKASI (Independensi.com)- Di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto melakukan peluncuran fasilitas rumah Aparatur Sipil Negara (ASN) Casa De Prima Cikarang Barat dan Cikarang Pusat, kemarin. Perumahan itu berlokasi di Desa Kalijaya Kecamatan Cikarang Barat.
Adapun program hunian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, melalui penyediaan rumah layak huni dengan skema pembiayaan terjangkau.
Pada kesempatan itu, Agus Andrianto mengatakan, proyek hunian ASN Casa De Prima dibangun di dua kawasan, berdiri di lahan seluas 7.700 meter persegi, sedangkan kawasan Cikarang Pusat dibangun di atas lahan seluas 9.000 meter persegi.
Di kawasan Casa De Prima Cikarang Barat akan dibangun sebanyak 60 unit rumah terdiri atas 8 tipe bangunan dan 9 unit ruko. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 unit rumah telah selesai dibangun, sementara 26 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dan 9 unit ruko memasuki tahap finishing.
Sedang di kawasan Casa De Prima Cikarang Pusat direncanakan akan dibangun sebanyak 78 unit rumah dengan 3 tipe bangunan berbeda.
Proyek tersebut menurut Agus, terlaksana melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN dan BRI. Kerja sama dengan PLN telah berlangsung satu setengah tahun dalam pemanfaatan residu limbah PLTU batu bara sebagai bahan modul perumahan yang diharapkan dapat menekan biaya pembangunan rumah.
Selain itu, pihaknya juga menggandeng BRI dalam mendukung pembiayaan proyek dan kredit perumahan bagi ASN dengan bunga flat sebesar 7,5 persen selama 25 tahun.
Ia berharap program tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi pegawai Imigrasi dan Pemasyarakatan, tetapi juga masyarakat di berbagai daerah melalui program pembangunan dan bedah rumah yang tengah disiapkan pemerintah.
Sementara itu, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang ikut mendampingi Agus, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program rumah ASN di wilayahnya
Kehadiran bangunan rumah ini, adalah bentuk perhatian negara terhadap kesejahteraan ASN yang mengabdikan dirinya dalam pelayanan publik.
Asep menyebut, sebagai kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi nasional, Kabupaten Bekasi terus mendorong pembangunan yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi dengan penyediaan kawasan permukiman yang tertata dan terjangkau bagi masyarakat. (jonder sihotang)

