![]()
BANTEN (Independensi.com) – Pebulu tangkis muda asal klub Jaya Raya, Metta Handayani Hartono, memilih tampil tanpa beban saat menghadapi babak perempat final nomor tunggal putri U-15 pada ajang Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026, Sabtu (11/7/2026). Metta memastikan tiket ke delapan besar setelah melewati pertandingan sengit melawan wakil Jepang, Rise Hino. Bermain di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (10/7/2026), pemain berusia 13 tahun itu menang dengan skor 21-13, 16-21, 21-15.
Metta mengakui lawannya tampil agresif sehingga membuatnya kesulitan mengembangkan permainan. “Saya kesulitan untuk menekan dan terlalu lelah menghadapi lawan yang agresif. Tapi motivasi dan semangat meningkat saat pelatih memberikan arahan untuk tetap sabar dan tidak lagi melakukan kesalahan,” ujar Metta usai pertandingan.
Pada gim kedua, Metta juga sempat mengalami gangguan fisik akibat sakit perut sehingga kehilangan momentum dan gagal mengejar ketertinggalan. “Saat gim kedua, saya sakit di bagian perut, tapi pelatih terus menguatkan untuk segera bangkit di gim ketiga. Saya lebih percaya diri untuk menyerang serta lebih fokus lagi,” ungkapnya.
Di perempat final, Metta akan menghadapi unggulan ketiga asal Thailand, Napatcha Choksakulporn, yang sebelumnya menyingkirkan wakil Jepang, Ayana Hagihara, 21-12, 21-14. Meski kembali menghadapi pemain luar negeri, Metta mengaku tidak gentar. “Lawan pemain asing, saya justru lebih percaya diri. Buat besok, saya hanya mau tampil tanpa beban saja,” katanya.
Sementara itu dari sektor tunggal putra U-15, Khoirul Dwi Fahmi harus bekerja keras sebelum mengalahkan unggulan ke-12 asal Malaysia, Suhaime Shahadzryl, dengan skor 21-19, 17-21, 21-19. Fahmi menilai dirinya sempat kehilangan fokus pada gim kedua setelah tampil baik di awal pertandingan.
“Gim pertama bisa maksimal menekan dari awal. Sayang gim kedua lengah dan tertinggal jauh. Pelatih bilang harus bertahan dan ubah serangan,” ujar Fahmi.
Pada babak delapan besar, Fahmi akan menghadapi unggulan ketiga asal Thailand, Chiraphat Khumphon. “Saya tidak punya persiapan khusus main di perempat final. Saya hanya ingin menunjukkan segala kemampuan dan semoga bisa menembus semifinal,” kata Fahmi.
Masih di nomor tunggal putra U-15, Revie Israel Lumoindong tampil dominan dengan mengalahkan Max Lewis Chandra 21-4, 21-3. Rekan setimnya, Ghalib Ahnaf Dira juga melaju setelah menang 21-9, 21-6 atas Muhammad Aldevaro Gandhi.
Di sektor tunggal putra U-17, unggulan ke-11 Arven Naufal Renaldi menundukkan wakil Malaysia, Jared Tan, 21-16, 21-19. Pada perempat final, Arven akan berhadapan dengan Richardo Regino Mozes Munde yang sebelumnya menyingkirkan pemain Thailand, Dotthada Chanbai, 16-21, 21-14, 21-8.
“Di perempat final, saya mau coba bermain lebih baik dan belajar dari pertandingan sebelumnya. Tahun lalu gagal di babak ini,” ujar Arven.
Wakil Jaya Raya yang lain, Alvin Jefferson Kusuma juga memastikan tempat di delapan besar setelah mengalahkan Lionellsen Utama 21-15, 21-14. Selanjutnya, unggulan dua ini akan menghadapi Mochammad Aldzi Kurniawan yang menyingkirkan Rafa Ibrahim 21-17, 21-13. Sedangkan pemain Jaya Raya, Maharishiel Timotius Gain sukses melaju ke perempat final tunggal putra U-19, setelah mengalahkan Shriyans Ankith Bhagavatula dengan skor 21-16, 22-20.
Dari nomor tunggal putri U-19, pemain binaan Jata Raya, Miftaqul Putri Ayudis juga mencatat kemenangan dramatis atas unggulan keenam asal India, Lakshya Rajesh, 21-23, 22-20, 21-15. Adapun di tunggal putri U-17, Zamraliani Arifianto harus berjuang hingga rubber game sebelum mengalahkan wakil Thailand, Pichayada Yooprasert, dengan skor 18-21, 21-13, 23-21.

