Foto : Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani saat membuka kegiatan di Wahana Ekspresi Pusponegoro

Bupati Gresik Cup 2026 Ajang Pencarian Bakat Atlet Potensial

Loading

GRESIK (independensi.com) – Sebagai ajang pembinaan dan seleksi bibit atlet potensial diberbagi cabang olahraga (cabor) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik Jawa Timur, mengelar kejuaraan Bupati Gresik Cup 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik itu, mempertandingkan 5 cabor. Yakni, futsal putra dan putri, bola voli, catur, taekwondo, dan wushu.

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pembinaan atlet agar mampu mengukir prestasi dibidang olahraga masing-masing.

“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh atlet dari wilayah Kabupaten Gresik, karena targetnya adalah untuk mencari atlet-atlet terbaik yang akan dipersembahkan dalam kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027,” ujarnya, Senin 20 Juli 2026.

Ditambahkannya bahwa ada sebanyak 1.613 atlet dan ofisial yang terlibat didalamnya. Mulai dari Kecamatan Gresik, Manyar, Cerme, Sidayu, Bungah, Kebomas, Sangkapura, Tambak, Balongpanggang, Benjeng, Wiringanom, Kedamean, Panceng, Dukun, Menganti, dan Driyorejo.

“Seluruh kecamatan dilibatkan agar proses penjaringan atlet berlangsung merata disemua wilayah Gresik. Sehingga, mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional atau dalam Pekan Olahraga Nasional (PON),” tuturnya.

Selain menggelar kompetisi, Pemkab Gresik juga menyerahkan bantuan peralatan kepada sejumlah cabang olahraga untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Ajang ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi cabang olahraga yang dipertandingkan,” tandasnya.

Sementara Ketua KONI Gresik, Anis Ambiyo Putri menambahkan bahwa
seluruh atlet yang mengikuti kejuaraan ini mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sehingga atlet dapat bertanding dengan rasa aman.

“Hal itu merupakan bentuk dukungan kepada atlet daerah agar memperoleh perlindungan selama mengikuti pertandingan,” pungkasnya. (Mor)

Related posts:

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *