Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi saat memberikan Vitamin A pada Balita untuk membantu cegah stunting

Pelayanan di Posyandu: Vitamin A, Cegah Stunting Anak Balita

Loading

BEKASI (Independensi.com)- Pemberian Vitamin A bagi anak bawah lima tahun (balita), salah satu upaya mencegah stunting (tumbuh kerdil bagi anak). Maka, setiap petugas Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), dapat melaksanakannya bagi lingkungan kerjanya.

Penjelasan itu disampaikan Pelakaan Ketua TP PKK yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Bulan Posyandu Pemberian Vitamin A di Posyandu Sertajaya 07 Kampung Pegadungan, Kecamatan Cikarang Timur, Rabu (19/8/2026).

Sebagaimana diketahui, angka stunting pada anak usia balita di Kabupaten Bekasi masih tinggi. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah setempat bersama lembaga terkait lainnya. Namun telah terjadi penurunan sejak tahun 2022 hingga 2025.

Pemerintah Kabupaten Bekasi berhasil menurunkan angka stunting dari 23,2 persen menjadi 18,4 persen. Tahun 2026 menargetkan angka prevalensi stunting di bawah 10 persen.

Pemberian Vitamin A bagi usia anak merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam pencegahan stunting serta meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan anak, ucap Nia.

Sebagaimana diketahui, Vitamin A memiliki sejumlah manfaat bagi balita, antara lain membantu menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh agar anak terhindar dari berbagai penyakit, serta mendukung tumbuh kembang anak.

“Bulan Agustus dan Februari menjadi bulan yang sangat krusial karena pemerintah memberikan Vitamin A secara serempak kepada balita. Ini merupakan salah satu upaya kita untuk menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak,” katanya.

Upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Peran kader Posyandu, tenaga kesehatan, orang tua, serta seluruh keluarga sangat dibutuhkan untuk memastikan anak mendapatkan pemantauan kesehatan dan asupan yang mendukung tumbuh kembangnya.

Nia mengapresiasi para kader Posyandu di Kabupaten Bekasi yang terus berperan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Keberlangsungan berbagai program Posyandu tidak terlepas dari kontribusi kader sebagai mitra pemerintah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Diharapkan, Posyandu tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat mendapatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan keluarga, termasuk pencegahan stunting.

Nia mengajak para orang tua untuk aktif membawa balita ke Posyandu dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia, termasuk memastikan anak mendapatkan Vitamin A sesuai kelompok usianya. (jonder sihotang)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *