![]()
BEKASI (Independensi.com)- Para petani di Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta perbaikan tanggul Saluran Sekunder di wilayah mereka, segera diperbaiki, sehingga mereka dapat mengairi sekitar 700 hektare sawah yang saat ini kekeringan.
Kerusakan tanggul Saluran Sekunder (SS) di Pisang batu, sudah lama dan hingga kini belum ada perbaikan, berdampak pada sawah petani di Desa Sukamaju, Sukarapih, dan Sukarahayu, Kecamatan Tambelang. Air dari saluran irigasi terbuang ke kali pembuang .
Terkait hal itu, Ketua Gabungan Kelompok Petani Desa Sukarahayu Risam (52), mengatakan kerusakan tanggul terjadi di pintu tiga kawasan Gang Jambu, Mutiara Cibitung. Badan tanggul yang rusak membuat air tidak tertahan dan tidak mengalir ke saluran menuju persawahan.
Dikatakan, dampak tanggul yang jebol, hamparan persawahan di tiga desa mulai mengering. Petani pun belum dapat menanam karena pasokan air tidak mencukupi.
Para petani berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan normalisasi dan perbaikan saluran irigasi yang jebol. Jika selama ini tanggul dipelihara secara baik dan rutin, tidak akan jebol.(jonder sihotang)

