![]()
BEKASI (Independensi.com) -Dalam penanganan sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melakukan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kertamukti bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan World Bank (bank dunia)
“Pemkab Bekasi akan berkomitmen mendukung optimalisasi TPST Kertamukti agar beroperasi dengan efektif dan berkelanjutan,” ucap Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat menerima perwakilan Kementerian PU dan World Bank di kantornya, Cikarang Pusat, kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, hadir juga tim pelaksana pendamping program Indonesia Solid Waste Management Project (ISWMP).
Asep Atmaja menambahkan, keberhasilan TPST secara berkelanjutan tidak hanya bergantung ketersediaan infrastruktur saja namun juga sumber daya manusia, pemeliharaan peralatan serta tata kelola yang baik. Oleh karena itu, dia meminta seluruh jajaran perangkat daerah terkait agar mencermati berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program ISWMP di Kabupaten Bekasi.
Sebagaimana diketahui, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Kertamukti di Kecamatan Cibitung mulai beroperasi September 2024. TPST Kertamukti berteknologi modern dapat mengolah sampah organik dan nonorganik menjadi dua produk, yaitu Refused Derived Fuel dan Material Daur Ulang.
Selain itu berbagai fasilitas juga tersedia di TPST ini, mulai dari gazebo untuk ruang tunggu, jembatan timbang untuk truk sampah, bengkel kendaraan, dan kolam retensi. (jonder sihotang)

