Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Gedung Joang ’45 DKI Jakarta, Minggu (16/8/2026).

32 Calon Paskibra Gedung Joang ’45 DKI Lolos Seleksi 250 Pelajar

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Sebanyak 32 siswa-siswi dari 20 sekolah di DKI Jakarta resmi dikukuhkan sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Gedung Joang ’45 DKI Jakarta Tahun 2026. Mereka akan mengemban tugas dalam Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Ke-32 calon Paskibra tersebut merupakan Angkatan ke-34 Paskibra Gedung Joang ’45. Mereka terpilih setelah melewati proses seleksi yang diikuti 250 pelajar dari 45 SMP di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Ketua Umum Purna Paskibra Gedung Joang ’45 (PPGJ) DKI Jakarta, Citra Ratih Indriani, mengatakan proses pembentukan Paskibra tahun ini berlangsung cukup panjang, mulai dari seleksi hingga pendidikan dan latihan selama tiga bulan.

“Adik-adik Calon Paskibra Tahun ini merupakan angkatan ke-34, di mana angkatan pertama Paskibra Gedung Joang dimulai sejak tahun 1994,” kata Citra dalam acara Malam Pengukuhan Calon Paskibra Gedung Joang ’45 DKI Jakarta Tahun 2026.

Ia menjelaskan, dari 250 peserta yang mengikuti seleksi secara daring dan luring, sebanyak 40 pelajar dinyatakan lolos untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Paskibra Gedung Joang ’45.

Setelah menjalani seluruh rangkaian pendidikan dan latihan selama tiga bulan, sebanyak 32 peserta berhasil bertahan hingga tahap akhir. Mereka terdiri atas 16 putra dan 16 putri yang berasal dari 20 sekolah di DKI Jakarta.

“Seiring berjalannya pendidikan dan latihan selama tiga bulan ini, Calon Paskibra yang berhasil mengikuti Diklat sampai akhir terpilih sebanyak 32 orang, terdiri dari 16 putra dan 16 putri dari 20 sekolah di DKI Jakarta,” ujarnya.

Menurut Citra, proses seleksi dan Diklat tersebut tidak sekadar bertujuan mencari pelajar yang mampu menjalankan tugas sebagai pengibar bendera. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana membentuk karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, ketahanan mental, serta semangat kebangsaan.

Ia menegaskan pengukuhan bukan menjadi akhir dari perjalanan para calon Paskibra. Sebaliknya, mereka masih harus mempersiapkan diri secara matang untuk menjalankan tugas pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, 17 Agustus 2026.

Citra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan pemilihan Paskibra Gedung Joang ’45 DKI Jakarta Tahun 2026.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan pemilihan Paskibra Gedung Joang ’45 Tahun 2026, baik dari segi materil dan nonmateril, mulai dari seleksi sampai dengan nanti acara puncaknya, yaitu Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2026,” tuturnya.

Ia berharap seluruh calon Paskibra mampu mempertahankan semangat, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab hingga pelaksanaan tugas.

Menurutnya, kesempatan menjadi bagian dari Paskibra Gedung Joang ’45 merupakan pengalaman berharga sekaligus bentuk pengabdian generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.

Pada kesempatan tersebut, Citra juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama rangkaian kegiatan terdapat kekurangan dalam pelaksanaan maupun interaksi dengan para peserta dan pihak terkait.

“Selaku Ketua Umum Purna Paskibra Gedung Joang ’45 DKI Jakarta, saya mengucapkan permohonan maaf secara pribadi maupun kedinasan apabila dalam berinteraksi selama kegiatan ini sampai dengan selesai nanti,” katanya.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi Angkatan ke-34 Paskibra Gedung Joang ’45. Dari 250 pelajar yang mengawali proses seleksi, kini 32 putra-putri terpilih bersiap mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih sekaligus membawa semangat generasi muda dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *