Daan Goppel dan Annélène Lammers Pemenang Lomba Pidato Bahasa Indonesia di Belanda

DEN HAAG  (IndepedensI.com) – Indonesia Netherlands Youth Society (INYS) bekerjasama dengan Rumah Budaya Indonesia (RBI) di Den Haag belum lama ini menyelenggarakan lomba pidato dalam Bahasa Indonesia bagi pelajar Belanda. Tahun ini  tema yang ditetapkan dari pusat adalah “Pentingnya Belajar Bahasa Indonesia”.

Duta Besar RI Den Haag, I Gusti Agung Wesaka Puja dalam sambutannya memberikan semangat kepada seluruh peserta dengan memberikan beberapa tips berpidato. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini selain lomba pidato juga diselenggarakan lomba mendongeng, yang pada tahun ini dimenangkan oleh Cilia Antonis, yang mendongeng tentang cerita “Batu Menangis”.

“Saya sangat senang dan berbangga bisa menjadi pemenang lomba pidato ini,” ujar Daan Goppel, salah satu dari dua pemenang yang akan berangkat ke Jakarta.

Adapun Annélène Lammers, yang sempat menitikkan air mata karena terharu sesaat diumumkan bahwa ia juga menjadi pemenang, mengatakan: “Bagaimana saya bisa mengenal dengan lebih baik tentang Indonesia kalau saya tidak bisa berbahasa Indonesia?” Annélène mengaku hanya pernah sekali datang ke Indonesia untuk mengikuti program pertukaran pelajar. “Saya berharap semakin banyak orang tertarik untuk belajar Bahasa Indonesia,” ujarnya dalam Bahasa Indonesia yang cukup fasih.

Kunjungan ke Jakarta merupakan salah satu bentuk penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI kepada para pemenang lomba. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Den Haag, Bambang Hari Wibisono, menjelaskan bahwa selama kunjungan ke Jakarta, para pemenang juga akan mendapat kesempatan untuk mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2017 nanti.

Di samping itu, bersama-sama dengan para pemenang dari negara-negara lain, mereka akan mengikuti program pengenalan budaya Indonesia. Mereka adalah para calon pemimpin masa depan, yang akan ikut berperan dalam memelihara dan meningkatkan persahabatan antara Indonesia dan Belanda.

Minat dan kesungguhan para pelajar Belanda dalam mempelajari dan menggunakan bahasa Indonesia semakin tinggi, dan lomba pidato dan mendongeng ini merupakan salah satu cerminan atas hal tersebut. (kbn)