Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Kelompok 6 bersama Sekretaris Desa Sipayung, Kabupaten Bogor, Senin (31/7/2017). (Dokumentasi UTA'45)

Lidah Buaya Tanaman Masyarakat Kaya Manfaat

BOGOR (IndependensI.com) – Keberadaan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UTA’45) Jakarta di Desa Sipayung, Kabupaten Bogor mulai menunjukkan dampak yang dapat secara langsung dirasakan oleh masyarakat. Pada Senin (31/7/2017), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UTA’45 Jakarta yang tergabung dalam Kelompok 6 melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Lidah Buaya Bagi Masyarakat”.

Kegiatan ini dilaksanakan karena masih kurangnya pemahaman masyarakat mengenai cara pemanfaatan tanaman herbal untuk mengobati penyakit. Sebelumnya, masyarakat selalu pergi ke dokter untuk mengobati penyakit yang sebenarnya dapat disembuhkan dengan tanaman herbal tertentu.

“Kegiatan ini bagus bagi masyarakat, terutama Kelompok ibu di Desa Sipayung. Mereka sebelumnya hanya mengandalkan bantuan dokter. Mungkin kalau tidak ada teman-teman dari Universitas 17 Agustus 1945, mungkin mereka tidak akan tahu mengenai manfaat lidah buaya. Padahal lidah buaya banyak ada di sekitar mereka,” kata Sekretaris Desa Sipayung, Agus, di Kantor Desa Sipayung, Kabupaten Bogor, Senin (31/7/2017).

Kegiatan sosialisasi tanaman herbal, diselingi dengan kegiatan menghibur seperti menari bersama masyarakat, Senin (31/7/2017).

Lebih lanjut, Sekdes mengharapkan bahwa adanya keterlanjutan dari kegiatan yang baik ini. Karena menurutnya masyarakat perlu untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam namun mudah dipahami, untuk bisa juga memberikan manfaat kepada masyarakat itu sendiri.

Masyarakat yang sebelumnya memang belum mengetahui mengenai cara pemanfaatan dan kegunaan tanaman herbal lidah buaya, sangat antusias untuk mengikuti semua instruksi dan penjelasan dari mahasiswa.

Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Kelompok 6 bersama Sekretaris Desa Sipayung, Kabupaten Bogor, Senin (31/7/2017).

“Tujuan kami melaksanakan ini, pada dasarnya memang untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi permasalahan kesehatan yang ada dilingkungan mereka. Penyakit gatal-gatal kan memang masih menjadi permasalahan utama bagi masyarakat di Desa Sipayung ini,” kata Ketua Pelaksana kegiatan sosialisasi, Ilham Anshari.

Nantinya, Kelompok 6 Desa Sipayung, akan memberikan bibit dari tanaman lidah buaya, yang akan di koordinir langsung oleh Sekertaris Desa Sipayung dan akan diberikan lahan untuk dapat digunakan oleh masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman secara sederhana kepada masyarakat, mengenai manfaat dan kandungan apa saja yang terkandung didalam tanaman herbal liday buaya. Tidak berhenti disitu, nantinya akan dilaksanakan juga mengenai cara pengolahan dan penggunaan lidah buaya bagi masyarakat.

Kegiatan mahasiswa KKN UTA’45 Jakarta, yang tergabung dalam Kelompok 6 ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UTA’45 mampu untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sesuai dengan tema kegiatan KKN 2017 yaitu “Menggalang Sinergi Mahasiswa dengan Masyarakat, Sesuai dengan Tridarma Perguruan Tinggi”. (Ilham Anshari)

One comment

Comments are closed.