Warga Desa Sipayung, Bogor mendengarkan penjelasan Materi Nilai-Nilai Kebangsaan yang disajikan anggota KKN Kelompok 6 UTA’45 di Kantor Desa Sipayung, Rabu (2/8/2017). (Dokumentasi UTA'45)

UTA’45 Galakkan Nilai Kebangsaan di Lokasi KKN

BOGOR (IndependensI.com) – Sebuah negara tidak akan menjadi kuat dan makmur warganya, jika mereka yang tinggal di negara itu tidak mau untuk mencintai negaranya sendiri. Petikan singkat yang dirasa sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA’45) yang sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sipayung Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk seminat tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Sipayung Rabu (2/8/2017). Semakin besarnya tekanan dari modernisasi, menjadi dasar pemacu semangat dari anggota KKN Kelompok 6, UTA’45 Jakarta.

Kegiatan seminar penguatan nilai-nilai kebangsaan ini, memang menjadi satu dari dua kegiatan inti yang dimiliki oleh kelompok 6 Mahasiswa KKN UTA’45 Jakarta di Desa Sipayung. Sebelumnya telah berhasil dilaksanakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan tanaman herbal. Berikutnya akan dilakukan juga penyuluhan mengenai cara pengolahan tanaman herbal tersebut.

Penekanan yang dilakukan dalam seminar tersebut, lebih kepada bagaimana seluruh warga Desa Sipayung menyikapi dengan semakin kencangnya modernisasi. Menyikapi dengan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan yang sudah sejak lama dipegang teguh para pendiri bangsa ini.

“Kegiatan yang bagus dan terlaksana dengan baik, ini harus terus dilaksanakan, terutama di Desa Sipayung ini. Karena seperti yang sudah kita bisa liat bersama, bahwa masyarakat disini masih belum mengerti secara tepat tentang bagaimana sih sebenarnya nilai-nilai kebangsaan yang sejalan dengan modernisasi tersebut,” kata Kepala Desa Sipayung, Nining.

Kepala Desa Sipayung, Nining, memberi sambutan dalam Seminar Nilai-Nilai Kebangsaan.

Nining mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dosen Ilmu Politik UTA’45 Jakarta, yang sudah hadir dan memberikan materi kepada masyarakat.

“Apa sebenarnya yang menjadi peranan kita sebagai masyarakat sekarang ini? Kita harus bisa untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan bangsa kita, jangan modernisasi semakin kencang masuk dan semakin menggerus rasa cinta tanah air dan nilai-nilai kebangsaan dari anak negeri kita,” kata Ketua Pelaksana seminar, Ilham Anshari.

Dalam acara tersebut, pembicara yaitu Rosa Arista Narendra memberikan sedikit ujian kepada warga yang datang dengan menanyakan sila-sila Pancasila. Beberapa orang ternyata belum mengetahui secara jelas mengenai apa isi dari Pancasila.

Seluruh anggota Kelompok 6 KKN Desa Sipayung, bersama para dosen, Program Studi Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.

Di dalam kegiatan tersebut, juga diadakan penandatanganan piagam kerja sama antara, Program Studi Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta dan Desa Sipayung. Hal ini bertujuan, agar kegiatan seperti seminar kebangsaan ini akan bisa terus terlaksana di Desa Sipayung.

Lidah Buaya Tanaman Masyarakat Kaya Manfaat

Semua kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN UTA’45 Jakarta, dan juga Program Studi Ilmu Politik ini, semata-mata untuk mewujudkan salah satu poin penting dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu untuk bisa memberikan dampak dan mampu untuk mengabdi kepada masyarakat. (Ilham Anshari)