Suasana belajar mengajar di SMP Islam Al Ibrah Gresik Jawa Timur.

SMP Islam Al Ibrah Gresik Genap 7 Tahun Terapkan Full Day School

GRESIK (IndependensI.com) – Di tengah pro dan kontranya konsep Full Day School yang digagas oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. SMP Islam Al Ibrah Gresik Jawa Timur, mengaku telah melaksanakan konsep itu. Bahkan jauh sebelum konsep yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) tahun 2017 tentang konsep Full Day School diberlakukan.

Humas Al Ibrah Manyar Gresik, Muhammad Janan mengatakan lembaga pendidikan Al Ibrah khususnya SMP Islam terpadu, yang berdiri secara resmi ditahun 2011 sudah menerapkan konsep Full Day School.

“Kami menerapkan konsep Full Day School, karena sangat tepat untuk bisa membangun karaktur anak didik menjadi pribadi yang lebih baik serta penyerapan ilmu pelajaran disekolah bisa lebih mengena dengan terpenuhinya waktu belajar,” ujarnya kepada indepensi.com, Kamis (25/8/2017).

“Yang paling penting dalam konsep ini, adalah fasilitas penunjang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh sekolah. Sebab sarana prasarana penunjang ini sangat penting, sebelum sekolah menerapkan konsep Full Day School,” tuturnya.

Di tambahkan Janan, dengan terpenuhinya sarana prasana pendukung. Seperti, toilet, Masjid atau Mussolah dan tempat bermain yang berfungsi untuk menetralisir tingkat kejenuhan anak didik serta penunjang lainnya. Maka persoalan yang tengah di polemikkan oleh sejumlah pihak baik yang pro maupun yang kontra bisa ditemui solusinya.

“Jumlah anak didik kami ada 234 siswa, yang masing-masing kelas memiliki 4 ruang yang dipisah. 2 kelas untuk siswa (anak didik laki-laki) dan 2 kelas untuk siswi (anak didik perempuan),” pungkasnya. (Rezereno)