Foto bertanggal 4 Juni 2011 ini memperlihatkan Hugh Hefner didampingi dua “kelinci” Playboy pada pembukaan Playboy Club di London, Inggris. (AFP)

Pendiri Playboy Tutup Usia

JAKARTA (IndependensI.com) – Hugh Hefner, sang pendiri majalah Playboy, meninggal di Beverly Hills, Amerika Serikat, Rabu (27/9/2017) malam waktu setempat atau Kamis siang WIB.

Laki-laki yang berani mempublikasikan foto perempuan telanjang itu dikabarkan meninggal di usia 91 tahun karena sebab alami di Playboy Mansion. Kabar kematiannya disiarkan perusahaan yang didirikannya, Playboy Enterprises.

Hefner menyebut dirinya sebagai jagonya marketing. Keberaniannya menerbitkan Playboy pada 1953 membuktikan bahwa dia orang yang tahu betul apa yang bisa dijual dan siapa yang akan membelinya. Playboy pun tidak pernah lepas dari bayang-bayang sosok Hefner.

“Ayah saya punya kehidupan yang luar biasa dan amat berpengaruh sebagai pelopor. Dia juga selalu berada di baris depan dalam menyuarakan gerakan sosial dan budaya yang signifikan. Dia selalu mendukung kebebasan berbicara, hak asasi manusia, dan kebebasan seksual,” kata putranya, Cooper Hefner, yang menjadi Chief Creative Officer Playboy Enterprises.

“Dia mendefinisikan gaya hidup dan ethos yang berada di jantung merek Playboy, salah seorang yang amat dikenali dan berani dalam sejarah,” ujarnya.

Pensiun dari perusahaan, Hefner tetap berperan di majalahnya dengan mengisi editorial, serta memilih sampul depan dan Playmates. Playmates adalah istilah untuk model unggulan Playboy dalam setiap edisinya.

Usia tua juga tidak menghalangi aktivitasnya di dunia malam. Laki-laki yang senang mengenakan piyama ke mana-mana itu tetap rutin mengunjungi klub malam dan selalu dikelilingi perempuan muda yang seksi. Gaya hidupnya memperlihatkan bahwa dia ingin tetap muda di dalam dan luar kamar tidur.

Dalam wawancara dengan kantor berita AFP pada 2003, Hefner mengatakan bahwa dia “ingin dikenang sebagai seseorang yang punya dampak positif dalam mengubah nilai-nilai sosial seksual di masanya.”

“Dan saya rasa posisi itu sudah saya amankan,” ujar Hefner waktu itu.