Gabriela Meilani Moningka. (Istimewa)

Greysia/Apriyani Batal Tampil

JAKARTA (IndependensI.com) – Pecinta bulutangkis di Pangkal Pinang sepertinya harus menghapus harapan untuk bisa menyaksikan secara langsung duet Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Peraih gelar juara French Open Super Series 2017 ini batal tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2017 Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini disampaikan oleh pelatih ganda putri Pelatnas, Eng Hian.

“Kondisi bahu Apri (panggilan akrab Apriyani) mengalami masalah saat di Hong Kong kemarin. Saya sudah diskusi dengan Binpres (Susy Susanti) mengenai hal ini, dan Binpres juga menyarankan untuk menjalani proses penyembuhan dulu untuk persiapan program turnamen tahun depan,” ujar Eng Hian seperti dikutip dari rilis Humas PP PBSI, Selasa (28/11).

Greysia/Apriyani berhasil tampil sebagai runner up di Hong Kong Open Super Series 2017 hari Minggu (26/11) lalu. Di partai puncak, mereka harus mengakui keunggulan wakil Tiongkok, Chen Qingchen/Jia Yifan dengan 21-14, 16-21 dan 15-21. Apriyani pun mengungkapkan kekecewaannya karena batal hadir di turnamen paling bergengsi tingkat nasional ini. “Kemarin memang ada sedikit agak sakit saat selesai semifinal di Hong Kong. Insyaallah tidak parah. Kecewa pasti ada karena batal main di Kejurnas, tapi keadaannya begini. Apri mohon maaf pada semua masyarakat Bangka Belitung karena belum bisa hadir,” ungkap Apri.

Di Kejurnas PBSI 2017 ini, Greysia/Apriyani ditempatkan sebagai unggulan teratas dan menjadi favorit untuk bisa membawa pulang gelar juara. Meski Greysia/Apriyani batal tampil, hal ini tak akan mengurangi sengitnya persaingan menuju gelar juara. Babak pertama ganda putri akan dimulai (29/11) sore.

Sementara itu, pebulutangkis Pelatnas Pratama, Gabriela Meilani Moningka berhasil melangkah mulus ke babak kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Di laga babak pertama yang digelar pada Selasa (28/11), Gabriela berhasil mengalahkan wakil Jawa Barat, Triya Nur Saadiyah dengan 21-8 dan 21-15.

“Di pertandingan tadi saya bisa menguasai permainan, saya yang bisa mengontrol permainan dia. Di game kedua, saya agak sedikit ragu-ragu karena kalah angin. Saya belum terlalu menguasai suasana di lapangan, mungkin lawan juga di sisi lain mainnya lagi nggak enak, dan saya bisa memanfaatkan kesempatan ini,” ujar Gabriela.

Kemenangan ini membawa Garbiela untuk berjumpa dengan rekannya di Pelatnas, Isra Faradilla yang mendapat bye di babak pertama. “Besok (29/11) lawan Isra, lawan teman sendiri. Kami berlatih bersama dan sudah tahu permainan masing-masing. Pokoknya saya harus siap fokus dan jaga pikiran. Pikiran kita positif, mainnya juga bisa ikut bagus,” lanjut Gabriela.

Seluruh atlet Pelatnas wajib turun di nomor dewasa. Ini pun menjadi Kejurnas pertama bagi Gabriela untuk bersaing di kelas dewasa. Ia pun mengaku tak mematok target babak tertentu kali ini. “Ini Kejurnas pertama di kelas dewasa, saya sendiri sempat dikasih beban sama pelatih tapi pelatih minta tidak terlalu memikirkan ini. Pelatih minta main maksimal saja. Target saya pribadi pun pokoknya main maksimal, kalau ketemu juga banyaknya ketemu senior. Main maksimal saja pokoknya,” pungkas atlet binaan Jaya Raya Jakarta ini.

Namun langkah Gabriela ke babak kedua gagal diikuti oleh Choirunnisa dan Ghaida Nurul Ghaniyu. Choirunnisa dipaksa menyerah tiga game oleh Made Deya Surya Saraswati dari DKI Jakarta dengan 16-21, 21-6 dan 17-21. Sementara Ghaida terhenti di tangan Winda Puji Hastuti dari Jawa Timur dengan 13-21 dan 17-21. Sedangkan Hanna Ramadhini, Dinar Dyah Ayustine, Aurum Oktavia Winata, Isra Faradilla, Eprilia Mega Ayu Swastika, Savira Sandradewi dan Ruselli Hartawan akan langsung berlaga di babak kedua, Rabu (29/11).