![]()
BEKASI (Independensi.com)- Guna membangun dan memperbaiki jalan rusak di 23 wilayah kecamatan se Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pemerihtan daerah setempat akan melakukan perbaikan. Sebagian besar jalan rusak tersebut sebagai penghubung antara kecamatan dan desa
Terkait hal itu, pemerintah daerah setempat ,mengalokasikan anggaran Rp 192 miliar untuk mendanai pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2026. Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai 106 pekerjaan pembangunan jalan yang tersebar di 23 kecamatan.
Penjelasan itu disampaikan Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Dede Chairul, kemarin
Disebut, wilayah utara menjadi fokus prioritas perbaikan jalan pada tahun ini, mengingat di daerah tersebut merupakan wilayah tertinggal dibanding wilayah Selatan.
Paling banyak perbaikan jalan rusak di
Kecamatan Babelan dan Tarumajaya. Di wilayah yang ini banyak pembangunan perumahan baru, tingkat kerusakannya tinggi.
Sedang di wilayah Selatan, perbaikan antara lain perbatasan Bogor di koridor Kecamatan Bojongmangu hingga Sukamukti.
Pembangunan jalan rusak belum dapat dilakukan serentak di semua titik, mengingat anggaran Pemkab Bekasi yang terbatas. Jadi pembangunan dilakukan bertahap. (jonder sihotang)

