Fung Permadi. (Istimewa)

Fung Permadi: Hasil Terbaik dan Patut Diapresiasi

JAKARTA (IndependensI.com) – Menyusul sukses PB Djarum Kudus meraih prestasi di ajang Blibli.com Superliga Junior 2017 di GOR Djarum, Magelang, akhir pekan lalu, manajer tim Djarum Kudus, Fung Permadi mengaku puas dan bangga atas pencapaian prestasi yang ada. Dari empat tim yang dikirim untuk bermain bermain, persaingan putra dan putri U-17 maupun U-19, mereka mampu menembus partai puncak final. Meskipun hanya berhasil meraih dua gelar yakni tim putra U-17 dan putra U-19, namun Djarum Kudus pun rasanya memang paling pantas dinobatkan sebagai klub yang paling sukses di ajang turnamen berhadiah total Rp 610 juta ini.

Dua gelar lagi terbagi oleh dua tim yang berbeda. Yakni putri U-17 oleh Exist Jakarta, dan putri U-19 oleh Jaya Raya. Fung mengatakan, hasil yang didapatkan oleh pasukannya kali ini merupakan yang terbaik dan perlu diapresiasi. “Dengan hasil keseluruhan kita mendapatkan dua gelar dan dua runner up, kalau dibilang puas ya pasti tidak ada puasnya. Tetapi hasil ini merupakan hasil terbaik yang kami dapatkan dan patut diapresiasi,” ujarnya melalui rilis, Senin (11/12).

Tak hanya itu, runner-up kejuaraan dunia 1999 itu juga mengomentari hasil yang didapatkan oleh tim terakhirnya yang meraih gelar malam tadi, (10/12) yakni tim putra U-19 yang menang 3-2 atas Jaya Raya. “Jika dilihat dari standar yang ada, hasil yang didapatkan tim putra di final tadi sudah sesuai yang diprediksikan sebelumnya pasti bakal ketat hingga partai kelima. Karena kami memperhitungkan di tunggal kedua dan ganda kedua, kami kalah masing-masing 45:55,” ujarnya.

Lebih jauh Fung mengungkapkan, beberapa evaluasi keseluruhan yang perlu dibenahi kedepannya bagi Djarum Kudus.  “Tentunya masih perlu pembenahan dari banyak sisi untuk bisa bertanding di turnamen beregu seperti ini. Kalau saya lihat, rata-rata hampir seluruhnya masih merasa demam panggung dan kurang tangguh menghadapi pertandingan,” kata Fung. “Untuk tahun depan, saya inginnya sih semua nomor bisa juara. Karena turnamen ini menurut saya sangat penting untuk persiapan mereka berlaga di turnamen beregu di level yang dewasa. Dan tentunya jika melihat peta persaingan tahun depan, saya kira tidak akan jauh dengan tahun ini,” imbuhnya.