Jembatan di atas jalan tol Jakarta-Cikampek diresmikan Wali Kota Bekasi.(foto:jonder sihotang)

Jembatan di Atas Tol Japek Perbatasan Bekasi-Jakarta Diresmikan

BEKASI (IndependensI.com) – Duplikasi Jembatan Layang Jalan Raya Jatiwaringin Kecamatan Pondokgede di atas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), diresmikan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Senin (29/2/2018). Diharapkan, jembatan berbiaya Rp 51 miliar itu,  dapat meminimalisasi titik kemacetan di wilayah setempat.

“Minimal satu dari 19 titik kemacetan yang saat ini ada di Kota Bekasi, bisa berkurang dengan operasional duplikasi jembatan ini,” katanya.

Jembatan Layang Jatiwaringin Pondokgede itu tepat di  atas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM4 Jatiwaringin Raya, diperlebar 12 meter dengan panjang 118 meter guna menambah kapasitas tampung kendaraan yang melintasi kawasan tersebut.

Dengan operasional jembatan baru tersebut, maka kendaran yang akan menyeberangi Jalan Tol Jakarta-Cikampek terbagi menjadi dua jalur untuk kedua arahnya tepatnya perbatasan antara Kota Bekasi dengan Jakarta Timur.

“Selama ini kan hanya satu jembatan saja, sehingga terjadi penyempitan arus di jembatan layang. Namun setelah kita tambah jembatannya, diharapkan kemacetan akibat situasi itu tidak terjadi lagi,” katanya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Tri Adhiyanto mengatakan pembangunan jembatan  tersebut menghabiskan anggaran  Rp 43 miliar dari bantuan Pemprov DKI Jakarta pada 2017,  dan sisanya Rp 8 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)
Kota Bekasi 2017.

“Ini adalah program rencana strategis Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi 2013-2018. Lokasi ini salah satu dari 19 titik macet yang ada di Kota Bekasi,” katanya.

Kegiatan itu merupakan yang kali kedua dijalankan pihaknya setelah merealisasikan kegiatan serupa pada 2017 di Jembatan Layang Bekasi Timur depan Gerbang Tol  Bekasi Timur Jalan Joyomartono. (jonder sihotang)