foto istimewa

500 Hektare Tanaman Jagung Milik Gempita Siap Panen

Loading

KENDARI (Independens.com) – Sedikitnya 500 hektare luas lahan tanaman jagung milik petani bindanaan Gerakan Pemuda Tani (Gempita) siap panen di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pengurus Gempita Kabupaten Konawe Selatan Sadike di Kendari, Minggu mengatakan pasaran jagung hasil panen petani tidak perlu dirisaukan karena Gempita sudah menandatangani kerja sama dengan pihak ketiga atau pengusaha.

“Gempita tidak hanya mendorong petani menanam tetapi ikut memikirkan pasarkan jagung hasil panen sehingga benar-benar petani merasakan manfaat menjadi petani jagung,” kata Sadike.

Mengenai pembelian jagung sesuai kontrak sebesar Rp3.500 per kilo gram tetapi kalau kualitas hasil panen tidak maksimal maka harga pun disesuaikan.

“Saat ini investor yang siap menampung jagung hasil panen menyiapkan harga dasar Rp2.500 per kilo gram. Petani tidak pernah dirugikan karena bibit dan racun pemberantas hama disiapkan,” urai Sadike.

Ada pun volume hasil panen tanaman jagung bervariasi hingga mencatat tertinggi tujuh ton per hektare dan panen paling minim empat ton per hektare.

Petani jagung Konawe Selatan Darsono (46) mengharapkan Gempita dan investor pembeli jagung konsisten menyerap jagung hasil panen petani.

“Kami (petani) ragu menanam jagung sepanjang musim kalau pemasaran tidak jelas. Sebaliknya, kalau pembeli pasti kami optimistis mencapai kesejahteraan melalui jagung,” kata Darsono.