Pelabuhan Tanjung Priok Raih Sertikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001

JAKARTA (IndependensI.com)  – Pelabuhan Tanjung Priok meraih Sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dari lembaga sertifikasi swasta TUV Nord Indonesia yang diserahkan secara langsung kepada Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta pada kemarin (14/09/2018) bersamaan dengan acara Care Port Aksi Kemanusiaan Pelabuhan Tanjung Priok: Gerakan Peduli Lombok.

Penyerahan sertifikat tersebut disaksikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono, Dirjen Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo, Kepala Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok Capt. Sudiono, Kepala Puslitbang Perhubungan Laut, Capt. Sahattua Simatupang, Sesditjen Perhubungan Laut, Arif Toha, Kepala Distrik Navigasi Tanjung Priok, Ali Malawat serta para Kepala Biro di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Dirjen Agus mengatakan bahwa dengan meraih sertifikat Sistem Manajemen Mutu tersebut merupakan bukti bahwa pelabuhan Tanjung Priok telah memenuhi standar mutu internasional.

“Ini pencapaian yang luar biasa untuk OP Utama Tanjung Priok yang terus berbenah dan meningkatkan standar mutu internasional yang menunjukan pelayanan Pelabuhan Tanjung Priok mampu bersaing dan setara dengan Pelabuhan Internasional lainnya. Selamat kepada Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok beserta jajarannya atas capaian prestasi meraih ISO 9001:2015,” ujar Dirjen Agus.

Dirjen Agus juga menambahkan bahwa dengan meraih sertifikat standar mutu merupakan langkah awal dari Pelabuhan Tanjung Priok yang harus dipertahankan dengan mengimplementasikan secara nyata untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala OP Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta menuturkan bahwa sebelumnya TUV Nord Indonesia telah menggelar Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok.

“Ruang lingkup audit sertifikasi adalah pelayanan jasa Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, dilakukan dengan cara di antaranya penyesuaian antara dokumen kerja dan pelaksanaan kegiatan, observasi dan interview.

Hasil dari audit sertifikasi ini adalah rekomendasi layak atau tidaknya instansi untuk mendapatkan predikat ISO dalam pelayanan jasa,” ujar Capt. Hermanta.

Capt. Hermanta menyebutkan sudah saatnya pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan internasional untuk memberikan pelayanan yang terbaiknya agar menjadi pelabuhan yang kompetitif dan dapat bersaing dengan pelabuhan di negara lain.

“Semoga apa yang telah dicapai oleh Pelabuhan Tanjung Priok ini dapat menjadi pemicu untuk hal yang serupa yaitu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat bagi pelabuhan-pelabuhan lainnya di Indonesia,” tutup Capt. Hermanta. (Sumber Berita: Humas Laut)