Juara nomor mixed foursome cabang golf Porda Jabar 2018 (dari kiri) Randy-Rayi, Kevin-Alvi dan Alfred-Juju. (Foto: Dokumentasi)

Pegolf Nasional Mendominasi Porda Jabar 2018

BOGOR (IndependensI.com) – Pasangan campuran Kevin C Akbar dan Alvi Novita dari Kabupaten Bekasi meraih medali emas dari nomor mixed foursome cabor golf Porda Jabar 2018 yang berlangsung di Palm Hill Golf and Country Club, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/10/2018).

Sedangkan pasangan campuran Randy Arbenata dan Rayi Geulis — juga dari Kabupaten Bekasi — yang berada di posisi kedua berhasil merebut medali perak.

Sementara pasangan campuran Alfred Radja Sitohang dan Juju Juriah dari Kabupaten Bogor berada di posisi ketiga dan berhasil merebut medali perunggu cabor golf nomor mixed foursome Porda Jabar 2018.

Total skor yang dibukukan oleh masing-masing pasangan campuran adalah 144 pukulan (73-71) atau even par dicetak oleh pasangan campuran Kevin C Akbar – Alvi Novita, dan 153 pukulan (79-74) atau +4 dibukukan oleh pasangan campuran Randy Arbenata – Rayi Geulis Z serta total skor +11 (75-80) yang dibukukan oleh Alfred Radja Sitohang dan Juju Juriah.

Jalannya pertandingan cabor golf PORDA Jabar 2018, menurut Dian Mariyun — Ketua Bidang Pertandingan Pengprov PGI Jawa Barat kepada IndependensI.com melalui telepon seluler — berjalan lancar dan sejak hari pertama para pegolf dari Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor memang telah menunjukkan kelas mereka sebagai pegolf nasional.

Menjawab pertanyaan, apakah ada kemungkinan mereka akan tetap mendominasi nomor foursome putra dan putri yang akan dipertandingkan pada Kamis, Ketua Bidang Perandingan Pengprov PGI Jawa Barat yang akrab disapa dengan sebutan Mas DM, itu, mengungkapkan bahwa para pegolf dari Pengkab/Pengkot PGI yang tampil di Porda Jabar 2018 secara umum memiliki kemampuan berimbang.

“Karena mereka sudah sering bertemu dan berkompetisi di level provinsi dan nasional,” katanya. “Jadi, bukan tidak mungkin di nomor foursome putra putri yang dipertandingkan hari ini (Kamis, 4/10/2018) akan terjadi kejutan… Dan,  perlu dicatat. Para pegolf dari kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat bisa saja sewaktu-waktu membuat kejutan,” tambah Mas DM mengakhiri keterangannya kepada independensi.com. (Toto Prawoto)