Presiden Jokowi Sarapan Soto Pak Man dan Borong Sawo Pasar Karangayu

Loading

SEMARANG (IndependensI.com) – Soto Pak Man di jalan Pamularsih kembali jadi pilihan Presiden Jokowi sebagai menu santap pagi saat di sela-sela melakukan kunjungan kerja di Semarang, Sabtu (20/10/2018). Sejumlah pejabat turut mendampingi, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta istri.

Presiden Joko Widodo tiba di soto Pak Man sekitar pukul 07.30 wib. Yang jadi sajian andalan Soto Pak Man adalah soto ayam dengan kuah rempah yang sedap, aneka jenis sate, gorengan serta kerupuk. Terakhir kali Jokowi menikmati Soto Pak Man pada 14 April silam.

Selain Ganjar yang mendampingi, juga terdapat Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Wuryanto serta Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. Terlihat juga walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Kehadiran orang nomor satu di republik ini tentu mengundang perhatian masyarakat sekitar. Terlebih dengan panjangnya rangkaian mobil. Valentiano salah satunya. Dia warga Puspuwarno Tengah RT 4 RW 6.

Dia mengaku baru kali ini melihat Jokowi. Meskipun sebelumnya Jokowi pernah makan di Soto Pak Man, namun ketika itu Valentiano tidak sempat melihat, meski rumahnya berada di belakang warung makan itu.

“Pengin dikasih kaos, tapi tidak dapat. Ini tadi juga ngajak teman-teman,” katanya.

Sekitar pukul 08.00 wib rombongan presiden keluar dari warung soto ayam paling tenar di Semarang itu menuju Pasar Karangayu.

Di Pasar Karangayu ratusan pedagang dan pengunjung pasar pun penuh sesak menanti kehadiran suami Iriana itu. Begitu Jokowi tiba dan turun dari mobil, pedagang semakin merangsek berebut jabat tangan.

Beberapa pedagang pun berteriak-teriak menawarkan dagangannya. Di sepanjang jalur yang dilewati Jokowi tersebut berjejer pedagang buah, gorengan, kembang, lepet lontong dan lainnya.

“Pak Jokowi sawo pak. Manis ini pak,” teriak Jajang Rubiyanto menawarkan, yang langsung dijawab Jokowi.

“Sawo opo? Manis? Yasudah beli empat kilo,” kata Jokowi sambil langsung melanjutkan jalan.

Jajang mengatakan harga sawo perkilogram miliknya seharga Rp17 ribu. Namun oleh Jokowi dia diberi uang Rp100 ribu untuk pembelian 4 kilogram sawo. “kembaliannya tak kasih ke ajudan tidak mau,” katanya.