Sekretaris JAM Was Toni Spontana sedang meninjau dan berdialog dengan petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejari Belitung

Kejagung Targetkan 100 Satker Kejaksaan Raih Predikat WBK di 2019

Belitung (Independensi.com)
Kejaksaan Agung pada tahun 2019 ini menargetkan sebanyak 100 satuan kerja di lingkungan kejaksaan memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi atau WBK dari Kementerian PAN-RB.

“Jumlah satker yang ditargetkan meraih predikat WBK itu adalah bagian dari 171 satker Kejaksaan yang tahun ini diusulkan meraih predikat WBK,” kata Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan Tony Tribagus Spontana kepada wartawan di Kejaksaan Negeri Belitung, Rabu (21/8/2019)

Sementara itu, kata Tony, untuk 13 satker kejaksaan yang tahun lalu meraih predikat WBK pada tahun ini diusulkan naik tingkat ke jenjang lebih tinggi meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani atau WBBM.

Dari ke 13 satker tersebut, tutur dia, dua diantaranya dari eselon I yaitu Badan Diklat Kejaksaan dan JAM Pidsus serta satu satker dari eselon II yaitu Kejati Bali.

“Sisanya adalah satker-satker eselon III dari Kejaksaan Negeri tipe A dan B,” kata Ketua Tim Sosialisasi dan Monitoring Pembangunan Zona Integritas menuju WBK-WBBM dari Kejagung ini.

Tony mengatakan kedatangannya dengan anggota Tim ke Belitung dan sebelumnya ke Bangka guna melihat progres satker-satker di wilayah Kejati Bangka-Belitung yang diusulkan maju untuk meraih predikat WBK dan WBBM.

“Kami ingin memastikan secara langsung kesiapan satker-satker kejaksaan di Babel yang akan maju ke WBK dan WBBM,” tutur Tony didampingi anggota Tim Andi Herman yang juga Kapusdaskrimti ini.

Dikatakannya dengan memonitor perkembangan dan kesiapan dari satker tersebut pihaknya bisa memberi saran-saran. “Misal apa yang masih bisa diakselarasi, ditingkatkan kualitasnya serta dipercepat pelayanannya agar tercapai penilaian WBK bagi satker yang maju WBK dan WBBM bagi satker yang maju untuk WBBM”.

Dia menyebutkan untuk Babel sebanyak empat satker maju untuk WBK yaitu Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung dan tiga Kejari yaitu Kejari Pangkal Pinang, Kejari Bangka Selatan, Kejari Bangka Barat serta Kejari Belitung Timur.

Sekretaris JAM Was Tony Tribagus Spontana dan Kapusdaskrimti Andi Herman bersama jajaran Kejari Belitung

“Sedang Kejari Belitung setelah meraih predikat WBK kini maju untuk WBBM, dan setelah melihat kesiapannya, saya optimis Insya Allah Kejari Belitung dapat meraih WBBM,” ucap Tony.

Dikatakan untuk maju ke WBBM, Kejari Belitung antara lain telah menyiapkan pelayanan tilang kepada masyarakat yaitu Drive-thru Tilang di tempat Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PTSP

“Jadi sarana-saranya disiapkan dalam rangka mencapai tiga perubahan utama yaitu lebih baik, lebih cepat dan lebih murah. Nanti ada juga survei dan itu bagian dari penilaian untuk WBBM,” kata mantan Kajati DKI Jakarta ini.

Sementara itu Kajari Belitung Ali Nurudin mengatakan melalui pelayanan tilang drive thru masyarakat yang akan  mengambil tilang lebih cepat dan tidak perlu turun dari kendaraan.

“Seperti beli makanan di restoran cepat saji, pengendara mobil cukup berhenti di depan loket untuk bayar denda tilang. Setelah bayar denda, SIM atau STNK yang disita bisa diterima,” kata Ali yang baru empat bulan menjabat Kajari Belitung.(MUJ)