Tim Pengabdian kepada Masyarakat FT Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta memberikan Pelatihan Sistem Penyaluran Air Bersih Bagi Warga Desa Urug Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor. (UTA'45 Jakarta)

UTA’45 Jakarta Gelar Pelatihan Sistem Penyaluran Air Bersih

JAKARTA (Independensi.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat FT Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta memberikan Pelatihan Sistem Penyaluran Air Bersih Bagi Warga Desa Urug Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.

Pada Rabu (6/8), Tim Dosen Teknik Mesin, Ir. A.D. Capeenberg, MT. dan Yos Nofendri, S.Pd., MT. telah mengadakan pelatihan tentang Sistem Penyaluran Air Bersih Bagi Warga Desa Urug Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.

Menurut Capeenberg kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mengembangkan potensi alam yang tersedia serta tanggung jawab terhadap kesehatan lingkungan, mengingat akan potensi dan kelemahan Desa Urug serta budaya masyarakat yang belum berkembang.

Air merupakan kebutuhan dasar untuk kehidupan manusia, terutama digunakan sebagai air minum, masak makanan dan mck. Berdasarkan Permenkes RI No. 416/Menkes/Per/IX/1990, air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum bila telah dimasak. Penyediaan air bersih harus memperhatikan :

  • Sumber : pemasok air bersih
  • Kualitas : penting bagi kesehatan
  • Kuantitas : pemenuhan kebutuhan air

Sumber air bersih dibedakan atas 3 jenis :

  1. Air Permukaan adalah air yang terkumpul di atas tanah, mata air, sungai, danau lahan basah atau laut, banyak dimanfaatkan sebagai air baku, karena ketersediaannya lebih banyak, namun kualitasnya rendah, karena pengaruh pencemaran dan erosi.
  2. Air Tanah Air tanah adalah air yang redapat dalam lapisan tanah atau bebatuan yang berada dibawah permukaan tanah. (UU No. 7 Tahun 2004). Untuk pemakaian rumah tangga dan industri di wilayah perkotaan dan dataran rendah memiliki kecenderungan mengandung kadar besi atau asam organik tinggi.
  3. Air Hujan adalah air yang terbentuk dari proses yang terjadi di alam, dicurahkan dari atmosfer ke permukaan bumi. Air hujan bersifat asam dan lunak, dapat dimanfaatkan untuk keperluan air minum dan rumah tangga dengan teknik pengumpulan dari atap bangunan.

Capeenberg juga mencatat bahwa Desa Urug mempunyai sumber mata air yang sangat memadai, namun sampai dengan saat ini belum dapat dikembangkan untuk pelayanan air bersih untuk desa Urug khususnya dan juga desa – desa lain yang ada disekitar desa Urug.

Hal ini disebabkan karena untuk pengembangan air bersih membutuhkan investasi yang cukup besar yang sampai saat ini belum tersedia oleh pemerintah. Dengan demikian instalasi yang ada di desa Urug dibuat seadanya dengan penyambungan pipa secara sederhana dari sumber mata air, sehingga banyak air yang terbuang karena tingkat kebocoran cukup tinggi.

Menyikapi akan kondisi tersebut, Yos Nofendri sebagai salah satu pemateri memberikan beberapa pemahaman kepada masyarakat untuk mulai menata penyambungan pipa-pipa air dengan baik serta menjaga kebersihan sungai dan wilayah sekitar sumber air, walaupun dengan keterbatasan ekonomi masyarakat desa yang masih sedikit.

Disamping itu, Yos Nofendri juga menyampaikan efek – efek yang dapat terjadi jika lingkungan tidak bersih dan pipa – pipa yang digunakan berkualitas rendah, misalnya pada dinding bagian dalam pipa ada lapisan semacam lendir (slime) dan lumut yang menempel (biofilm).

Hal ini muncul karena ada pertumbuhan alga dan mikroba lainnya seperti e-coli. Untuk itu pula air harus diperiksa di laboratorium untuk mengetahui sifat fisik, kimia dan mikrobiologis.

Selanjutnya diharapkan masyarakat Desa Urug Kecamatan Sukajaya Bogor Jawa Barat memiliki pemahaman tentang air bersih dan membantu dalam penyaluran air untuk kebutuhan sehari-hari.

Membantu memenuhi kebutuhan air bersih Kecamatan Urug dan Membentuk suatu sistem jaringan air mandiri dalam hal penyediaan dan pengelolaan air bersih sebagai solusi dalam penanganan masalah ketersediaan air bersih yang masih terbatas, dan juga untuk memenuhi kebutuhan air untuk irigasi pertanian masyarakat Desa Urug.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *