Ilustrasi. Pertamina Hulu Energi (PHE). (Ist)

Pertamina Hulu Energi Sebaiknya Buka Kendala Yang Dihadapi

JAKARTA (Independensi.com) – Anggota Komisi VII DPR RI Willy Midel Yoseph meminta PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina EP membuka permasalahan yang dihadapi, khususnya terkait upaya mencapai semua target yang telah ditetapkan.

Hal itu diungkapkan Willy dalam RDP Komisi VII DPR RI dengan Presiden Direktur PT Pertamina EP dan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2).

“Fungsi DPR khan, legislasi, budgeting dan kontrol. Jadi bila PHE dan Pertamina EP memiliki permasalahan, dan jika permasalahan itu terkait dengan Undang-undang dan kebijakan pemerintah, hal itu khan bisa disampaikan pada kami biar kami bisa membantu. Itu namanya sinergi yang benar,” ujar Willy.

Willy merasa PHE dan Pertamina EP hanya mengungkapkan hal-hal yang positif untuk menyenangkan Komisi VII DPR selaku mitra tanpa mengungkapkan kendala yang dihadapi selama 2019.   Bahkan, Willy mengatakan kedua perusahaan itu hanya melakukan pencitraan.

Willy mengapresiasi semua keberhasilan yang diraih PHE dan Pertamina EP. Namun, Willy juga mengingatkan kedua perusahaan mengungkapkan segala permasalahan yang dihadapi agar bisa diselesaikan bersama dengan DPR.

“Kami (Komisi VII) juga ingin di masa tugas kami sampai 2024, ada keberhasilan yang kami catat, termasuk dalam kerja sama dengan mitra kami, PHE serta Pertamina EP,”  ujar Willy.