Foto bersama Direksi dan Dewan Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi saat penandatanganan RKA 2023. (humas)

PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Tetapkan RKA Mengacu Renbis 2023-2027

BEKASI (IndependensI.com)-  Setelah persetujuan dewan pengawas terhadap  rencana bisnis (renbis) atau business plan tahun  2023-2027 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi, kini perusahaan badan usaha milik daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten dan Kota Bekasi tersebut, menetapkan Rencana Kerja Anggaran (RKA) tahun 2023.

Penetapan dan penandatanganan dilaksanakan secara  bersama-sama para direksi, dan dewan pengawas PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Rabu (16/11/2022). RKA ini sebagai penjabaran rencana bisnis tahunan dalam rangka pelayanan air bersih bagi masyarakat Bekasi.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim, Direktur Teknik Johny Dewanto,  dan Direktur Usaha Maman Sudarman. Hal serupa juga ditandatangani Ketua Dewan Dewan Pengawas Iwan Ridwan, Sekretaris Romi Payan dan anggota.

Dalam sambutannya, Usep Rahman Salim menyebutkan bahwa RKA merupakan rencana tahunan sebagai penjabaran rencana bisnis yang akan diwujudkan dalam jangka lima tahun. Pada RKA tahun 2023 merupakan gambaran dan penjabaran visi dan misi yang ditetapkan.

Adapun tema RKA tahun 2023 “Layanan yang Terintegritas serta Berkualitas untuk PDAM Tirta Bhagasasi Maju dan Terpercaya”.

RKA ini akan digunakan sebagai dokumen dasar dalam penyusunan rencana, baik dari sisi pendapatan atau pembiayaan serta besaran investasi yang dilakukan perusahaan dalam waktu satu tahun. Dengan pelaksanaan RKA ini, diharapkan dapat mewujudkan  manajemen perusahaan yang efektif, transparan dan akuntabel.

Permedagri

Usep menjelaskan bahwa RKA ini disusun dan dibuat sesuai pedoman yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 118 tahun 2018 tentang rencana bisnis. Dalam RKA 2023 ini, dapat mengidentifikasi sejauh mana keberhasilan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mencapai sasaran yang ditetapkan.

Dalam menjalankan programnya, PDAM sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah harus bergerak cepat mewujudkan visi dan misi serta tujuan pemerintah daerah guna memenuhi kebutuhan air bersih. Ia berharap agar pemerintah daerah mendukung penuh pengembangan wilayah pelayanan demi terwujudnya target pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs) kebutuhan air 100 persen tahun 2030.

Maka, tahun 2023 ditargetkan akan ada penambahan pelanggan baru sekitar 50.000 sambungan langganan (SL). Saat ini, pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi sekitar 350.000 SL.

Dewas Berikan Masukan

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Iwan Ridwan mengajak semua direksi dan karyawan PDAM agar kerja bersama dan bersatu untuk perusahaan. Harus saling bahu membahu  dan saling mendukung dalam mencapai apa yang sudah ditargetkan dalam RKA tahun 2023 sesuai rencana bisnis lima tahunanan.

Dijelaskan bahwa fungsi Dewan Pengawas PDAM memberikan masukan, saran yang terbaik bagi perusahaan dan bukan sebagai rival. Ia berharap apa yang ditetapkan dalam RKA sebagai penjabaran rencana bisnis lima tahunan dapat dilaksanakan dan target tercapai. Jika target-target tercapai akan berdampak kepada pendapatan perusahaan, dan otomatis kesejahteraan karyawan meningkat.

Ia mengingatkan akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Yang namanya pelayanan publik kita harus tanggap dengan keluhan pelanggan.

“Jadi,  kita sebagai pelayan publik jangan tipis telinga. Jika ada komplen dari pelanggan. Lalukan perbaikan segera. Jika ada kebocoran air,  perlu diatasi segera dan perlu ada Tim Reaksi Cepat yang sifatnya emergency,” katanya.

Pada pengesahan RKA tersebut, Direktur Teknik dan Direktur Usaha PDAM ini,  juga memaparkan terkait program kerja bidang masing-masing tahun 2023. (jonder sihotang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *