Foto : Kegiatan kirab agung warga Desa Suci Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik Jawa Timur

Peringati Tradisi Rebo Wekasan Warga Desa Suci Gelar Kirab Tumpeng Agung

Loading

GRESIK (independensi.com) – Pemerintah Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menggelar tradisi Rebo Wekasan (Hari Rabu terakhir dalam kalender Islam) sekaligus Hari Jadi Desa Suci ke 634.

Kegiatan yang telah menjadi tradisi ini,  telah dilakukan secara turun temurun sejak masa Sunan Giri (salah satu Wali Songo, red) hingga kini pada setiap hari Rabu terakhir di bulan Safar.

Acara tahunan ini, tampak semarak dengan adanya kirab tumpeng raksasa yang memiliki tinggi lebih dari satu meter berisikan makanan hasil bumi warga Desa Suci sebagai wujud syukur kepada sang pencipta.

Menariknya, dalam tradisi tahun ini dua tumpeng berukuran raksasa dengan tinggi lebih dari 1 meter yang berisi makanan hasil bumi diarak dengan melantunkan Sholawat Nabi dari Balai Desa Suci menuju ke Masjid Mambaut Thoat yang berjarak sekitar 1 km.

Kepala Desa Suci, Achmad Rizal mengatakan, Rebo Wekasan merupakan tradisi turun temurun di Desa Suci yang akan terus dijaga.

“Dalam Rebo Wekasan malam ini agenda kirab tumpeng. Ada 25 tumpeng, 2 diantaranya tumpeng raksasa,” katanya, Selasa 19 Agustus 2025.

Pihaknya berharap masyarakat setiap tahun selalu menjaga tradisi Rebo Wekasan hingga anak turun.

“Agar masyarakat Desa Suci selalu dalam lindungan Allah. Diberikan ketentraman, kerukunan dan kesejahteraan semuanya,” ucapanya.

Sementara Camat Manyar, Hendriawan Susilo mengatakan bahwa dalam Rebo Wekasan terdapat nuansa budaya dan islam yang harus dijaga oleh generasi penerus.

“Dari kegiatan ini ekonomi masyarakat tumbuh, dimana ratusan UMKM membanjiri Rebo Wekasan tahun ini,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya mendukung Rebo Wekasan Desa Suci diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

“Kita dukung Rebo Wekasan masuk WBTB, kalau bisa tradisi ini menjada budaya nasional. Di Manyar ada 2 yang sudah menjadi WTB yakni Kolak Sangring dan Makam Siti Fatimah Binti Maimun,” ungkapnya.

Senada disampaikan anggota DPRD Gresik Khoirul Huda, bahwa Kirab Tumpeng Rebo Wekasan merupakan inovasi pemerintah desa sekarang.

“Mudah-mudahan pemerintahan Desa Suci ke depan bisa meneruskan Kirab Tumpeng Rebo Wekasan dan masyarakat semakin antusias,” tandasnya.

Untuk diketahui dalam kegiatan Rebo Wekasan berlangsung sejak 17 -20 Agustus 2025, terdapat beberapa rangkain acara. Mulai dari khotmil Qur’an, Kirab Tumpeng, Slametan, pembacaan Rotib dan Hadrah, Sholat Malam hingga pasar rakyat. (Mor)

About The Author