![]()
BEKASI (Independensi.com)- Guna mengurangi bahaya banjir, pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane mulai mengerjakan normalisasi Sungai Cileungsi dan Cikeas. Kedua sungai alam ini, menyatu di Kali Bekasi mulai perbatasan Bogor dengan Kota Bekasi.
Saat ini, berdasarkan pantauan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), pekerjaan pembangunan tanggul permanen dan pengerukan alur/bibir sungai serentak mulai dilakukan di kedua sungai tersebut.
Sudah terlihat pengerahan alat berat yang sudah mulai bekerja di kedua sungai tersebut ujar Ketua KP2C, Puarman, kemarin.
Untuk jalur Sungai Cikeas, pekerjaan diawali dari RW 36 dan RW 41 Vila Nusa Indah 3 Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sedangkan jalur Sungai Cileungsi, pekerjaan dilakukan di Blok Y Vila Nusa Indah 2, Bogor.
Kegiatan yang dilaksanakan ini, akan membuat daya tampung sungai bertambah sehingga dapat meminimalisir dampak banjir saat musim hujan.
“Kami juga mendukung rencana BBWSCC membangun 8 kolam retensi di sekitar Sungai Cikeas, Cileungsi dan Kali Bekasi,” ungkapnya.
Diharapkan, program BBWSCC ini dapat menekan potensi banjir yang kerap disebabkan meluapnya Kali Bekasi maupun Sungai Cikeas dan Cileungsi saat musim hujan.
Sebagaimana diketahui, kedua sungai yang berhulu di Kabupaten Bogor ini, menyatu di Kali Bekasi. Setiap banjir kiriman dari dua sungai ini, akan membanjiri Kali Bekasi hingga berdampak ke sejumlah perumahan di kedua sisi Sungai Bekasi. (jonder sihotang)

