Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat.

Dialog Lintas Agama Anak Muda Bekasi Tentang Toleransi dan Kebhinekaan

Loading

BEKASI (IndepensensI.com)-   Anak muda diharapkan dapat menjadi motor penggerak toleransi dan kebhinekaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Generasi muda dipastikan menjadi generasi penerus bangsa.

Di Bekasi hal ini sudah menjadi sebuah model dibuktikan dengan  terselenggara dialog berbagai lintas agama dan komunitas bertajuk, “Kongko Toleransi Bareng Anak Muda” (Kongsi Banda) yang dilaksanakan di Cikarang Kabupaten Bekasi, kemarin..

“Peran anak muda sangat besar dalam menjaga toleransi dan kebhinekaan,” ungkap Ketua Forum Pemuda Lintas Agama Kabupaten Bekasi, Septa Diansyah, di Kantor Forum Kerukunan Umat Beragama, Cikarang Utara.

Diungkapkan,   forum yang dipimpinnya ingin menghadirkan ruang diskusi dengan tema persatuan bangsa secara santai, akrab namun tetap serius.
Ke depan, diharapkan forum diskusi ini menjadi agenda rutin dan tradisi baru yang melibatkan anak-anak muda di Kabupaten Bekasi, lebih banyak lagi.

Sebelumnya Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi melakukan jalan santai lintas agama di kawasan Jababeka. Kegiatan yang diikuti ribuan masyarakat lintas agama dihadiri Wakil Bupati Asep Surya Atmaja.

Saat itu juga Asep menyebut Pemkab Bekasi kini sedang mengawal adanya rencana pembangunan enam rumah ibadah lintas agama di satu lokasi di atas lahan 10.000 meter lebih.

Pembangunan enam tempat ibadah itu berada  di satu lokasi, tanah fasilitas sosial milik Pemkab Bekasi. Fasos seluas 10.000 meter lebih itu, sumbangan dari pengusaha Jababeka, berlokasi di Cikarang.

Dukungan itu sebagai  komitmen pemerintah daerah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), memperkuat  dan memperkokoh kerukunan antar umat beragama. Sebab penduduk  Kabupaten Bekasi  3,2 juta juta  terdiri dari berbagai suku, ras dan agama (heterogen).

Masyarakat Kabupaten Bekasi adalah saling toleran yang cinta damai, tenteram, aman dan nyaman.  Hal itu sesuai tagline bupati, yaitu “Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera”, katanya. (jonder Sihotang)

About The Author