![]()
BEKASI (IndependensI.com)- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Bekasi mendukung penuh program pemerintah pusat dalam pembangunan perumahan, terutama di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Apa yang diselenggarakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang pekan lalu melakukan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada masyarakat, salah satu upaya meningkatkan kehidupan masyarakat.
Terkait hal itu, Perumda Tirta Bhagasasi sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, siap bekerjasama untuk penyediaan air bersih. Bagaimana pun setiap unit bangunan rumah, pasti membutuhkan air untuk penghuninya.
Namun dalam membangun jaringan perpipaan membutuhkan anggaran besar. Untuk itu, hendaknya setiap pembangunan perumahan yang dilakukan bersamaan dengan jaringan perpipaan, ungkap Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi.
Pihaknya pun sudah pernah melakukan kordinasi dengan kementerian terkait agar dalam penanganan perumahan, sejalan dengan pembangunan jaringan pipa untuk mempermudah akses keterjangkauan air bersih.
Sebagaimana diketahui, Menteri PKP Maruarar Sirait dalam sosialisasi KUR Perumahan dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada masyarakat di Gedung Swatantra Wibawamukti Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pekan lalu, menyasar para pelaku UMKM, ojek online, pengembang, kontraktor dan sebagainya.
Ia mengajak masyarakat tersebut memanfaatkan program ini, supaya masyarakat tidak usah ke rentenir lagi. Hadir saat itu Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang
“Program ini bunganya hanya 6 persen,” kata Menteri Maruarar Sirait, dan mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas pinjaman dari pemerintah melalui bank-bank pemerintah dengan bunga rendah dan tanpa jaminan dengan pinjaman kurang dari Rp 100 juta.
Program KUR Perumahan sasarannya untuk warga yang telah memiliki usaha kecil. KUR Perumahan merupakan inovasi baru di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sedangkan, program FLPP bertujuan untuk meningkatkan kemudahan masyarakat dalam memenuhi kepemilikan rumah pertama yang layak huni.
Kabupaten Bekasi yang kini berpenduduk sekitar 3,4 juta jiwa berdiam di ratusan kompleks perumahan yang tersebar di 20 kecamatan. (jonder Sihotang)

