Ganda Taruna Putra, Muhammad Fajar Al-Ghifari dan Raffa Mikail (Istimewa)

Turnamen Usia Dini Jadi Kunci Lahirkan Pemain Ganda Tangguh Indonesia

Loading

SERPONG (Independensi.com) – Turnamen khusus nomor ganda usia dini dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam melahirkan generasi baru bulutangkis Indonesia. Kompetisi yang berkelanjutan diyakini dapat mempercepat proses pembinaan sekaligus membuka jalan bagi munculnya para pemain spesialis ganda yang mampu berprestasi di level dunia.

Pandangan tersebut disampaikan mantan pebulutangkis ganda putra Indonesia, Sigit Budiarto yang mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Yonex-Sunrise Doubles Special Championships presented by Candra Wijaya. Menurutnya, ajang yang sudah ke-14 kali digelar itu menjadi wadah yang tepat untuk membina atlet sejak usia dini.

“Turnamen yang digagas Candra ini sangat tepat menjadi wadah pembinaan, khususnya untuk nomor ganda sejak usia dini. Komitmen dan konsistensi penyelenggara Candra patut didukung,” ujar Sigit di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Jelupang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (11/6/2026).

Sigit menilai proses mencetak atlet berkualitas tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, keberadaan turnamen yang rutin digelar Candra dan berkesinambungan sangat dibutuhkan agar para pemain muda memiliki kesempatan bertanding dan berkembang.

“Semoga ke depannya semakin banyak turnamen seperti ini dimana pun, yang penting untuk kemajuan bulutangkis Indonesia,” imbuh Sigit yang bersama Candra merebut titel juara Kejuaraan Dunia 1997 di Glasgow, Skotlandia.

Senada dengan itu, legenda bulutangkis Indonesia Candra Wijaya menegaskan bahwa pembinaan sektor ganda harus terus diperkuat di tengah ketatnya persaingan bulutangkis dunia. Menurut peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan ini, nomor ganda masih menjadi kekuatan utama Indonesia sekaligus penyumbang prestasi terbesar di berbagai ajang internasional.

“Turnamen Yonex-Sunrise Doubles Special Championships tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menjaring dan membina talenta-talenta muda yang diharapkan mampu mengembalikan dominasi Indonesia di panggung dunia,” kata Candra.

Ia mengingatkan, dari delapan medali emas Olimpiade yang diraih Indonesia sepanjang sejarah, lima di antaranya berasal dari nomor ganda. Catatan itu menjadi bukti bahwa regenerasi pemain harus terus dilakukan melalui pembinaan yang terarah dan kompetisi yang berkelanjutan.

Baik Sigit maupun Candra sepakat, semakin banyak turnamen usia dini digelar, semakin besar peluang Indonesia melahirkan pemain ganda baru yang mampu meneruskan tradisi juara dan mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia di level dunia.

Kejuaraan khusus ganda ini pertama kali diselenggarakan tahun 2009 dan berlangsung setiap tahun hingga 2019. Hanya saja pada 2016 ajang ini sempat tidak terselenggara menyusul kesulitan mencari arena pertandingan yang representatif setelah GOR Asia-Afrika, Senayan, direnovasi untuk persiapan Asian Games XVIII/2018. Kemudian pandemi Covid-19 melanda dunia dan juga Tanah Air, turnamen ini terpaksa harus rehat dan tidak bisa digelar selama tiga tahun yakni 2020 hingga 2022. Namun, sejak 2023 hingga kini ajang bergengsi ini bisa terselenggara kembali.

Pada awal penyelenggaraan, ajang ini semula bertajuk “Yonex-Sunrise Men’s Doubles Championships” karena hanya khusus mempertandingkan ganda putra. Baru mulai 2015, kejuaraan telah berganti menjadi “Yonex-Sunrise Doubles Special Championships” yang tidak saja mempertandingkan nomor ganda putra, melainkan juga ditambah dengan ganda putri dan ganda campuran.

Di turnamen Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 presented by Candra Wijaya ini mempertandingkan nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran untuk kelompok umur U-15, U-17, dan U-19, serta kategori ganda putra dan ganda campuran dewasa. Selain memperebutkan trofi dengan desain eksklusif, para peserta juga berkesempatan meraih total hadiah sebesar Rp250 juta.

Related posts:

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *