Lahan persawahan petani Kabupaten Bekasi

Dampak Banjir: Pemkab Bekasi Beri Bantuan Benih Petani

Loading

BEKASI (Independensi.com)- Sekitar 7.000 hektare sawah petani di Kabupaten Bekasi, terendam air dampak banjir kali ini. Sebagian besar petani, gagal panen karena hampir dua minggu padi mereka tergenang air.

Guna meringankan beban petani Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menyalurkan benih padi, serta pestisida. Bantuan tersebut berasal dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid, kemarin.

Disebutkan, bantuan reguler tersebut dapat menjangkau sekitar 11.247 hektare sawah yang diperuntukkan untuk masa tanam periode Januari hingga Februari 2026.”Saat ini kami sedang mengajukan bantuan untuk para petani yang sawahnya terdampak banjir ke Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Pihaknya mencatat sekitar 6.487 hektare sawah di Kabupaten Bekasi terdampak banjir selama Januari 2026. Persawahan itu tersebar di 14 kecamatan. Saat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi masih melakukan pendataan terhadap area persawahan yang terdampak banjir, mengingat di beberapa wilayah air masih menggenangi hamparan persawahan.

Dari yang terendam, sebagian yang terdampak adalah lahan persemaian. Sampai saat ini belum ada laporan sawah puso. Kita sedang menghitung kerugian yang dialami oleh para petani, pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, dampak banjir selama Januari 2026, tidak hanya sawah yang terendam banjir. Namum, pemukiman penduduk baik di perumahan dan perkampungan, juga terkenal banjir. Bahkan, asa warga yang sempat mengungsi.

Banjir diperparah dengan jebolnya beberapa titik tanggul Sungai Citarum. Diantaranya di Kecamatan Muaragembong, Pebayuran, Cabang Bungin. Atas kejadian itu, warga bergotongroyong untuk memperbaiki untuk sementara.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, meminta pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) segera memperbaiki tanggul Sungai Citarum yang jebol secara permanen. ( jonder sihotang)

 

About The Author