![]()
BEKASI (Independensi.com)- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Bekasi, salah satu dari 445 perusahaan daerah berbentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang terus bergerak meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Jajaran direksi dan semua karyawan, berkomitmen untuk menambah pelanggan dan memperluas wilayah cakupan.
Adalah, Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) sebagai wadah semua BUMD Air Minum di Indonesia.
Organisasi perusahaan air minum ini, kini dipimpin Ketua Umum Teddy Setiabudi, yang kini menaungi 445 anggota perusahaan air minum di seluruh Indonesia
Terkait pelayanan, Pengurus Pusat Perpamsi dalam suatu kesempatan, menyoroti, bahwa cakupan pelayanan perpipaan di lapangan masih berada di kisaran 22-23 persen. Sementara angka 28 persen, merupakan gabungan layanan perpipaan dan non-perpipaan.
Sebagai organisasi seluruh perusahaan air minum daerah se Indonesia, tahun 2029, Perpamasi menargetkan pelayanan air perpipaan mencapai 42 persen cakupan layanan air minum aman.
Dalam diskusi antara pengurus pusat Perpamsi dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, dan dihadiri Dirjen Dewi Chomistriana, dibahas bahwa target cakupan pelayanan air minum aman sebesar 42 persen pada 2029. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Disebutkan juga, bahwa sekitar 50 persen anggota Perpamsi, masih berada dalam kategori kurang sehat, dan sakit. Ini menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Namun demikian, Teddy melihat adanya harapan baru. Dengan sekitar 40 persen direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum yang relatif baru pasca Pilkada 2025, ia optimistis semangat perubahan dan penyehatan perusahaan dapat diperkuat.
Ditargetkan, BUMD air minum yang kurang sehat dan tidak sehat, dapat menjadi sehat secara bertahap dalam empat tahun ke depan. Langkah awalnya adalah melakukan segmentasi.
Terbesar se Jabar.
Disebutkan, BUMD air minum dengan pelanggan di bawah 20 ribu, akan difokuskan pada penguatan fondasi kelembagaan. Dengan pelanggan 20-50 ribu, relatif sehat namun membutuhkan akselerasi ekspansi layanan.
Sementara BUMD air minum dengan pelanggan di atas 50 ribu, dinilai telah mapan dan diharapkan mampu berinovasi serta menjadi lokomotif bagi BUMD lainnya.
Sementara, Perumda Tirta Bhagasasi salah satu BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sebagaimana diterangkan Direktur Utama Reza Lutfi, saat ini, perusahaan daerah yang dipimpinnya mempunyai pelanggan sekitar 300.000 sambungan langganan (SL).
Perusahaan air bersih ini, menjadi Perumda terbesar se Jawa Barat. Sedang cakupan layanan air perpipaan di Kabupaten Bekasi, mencapai 40 persen.
Untuk peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi, tahun 2026 hingga tahun 2027, akan terus menambah wilayah layanan dan jumlah pelanggan.
“Target perusahaan, tahun 2026 ada penambahan jumlah pelanggan baru 14.000 pelanggan baru. Hal sama juga ditargetkan tahun 2027,” tambah Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi, Rika Nursantika.
Disebut, si Kabupaten Bekasi, dari 23 wilayah kecamatan, sudah terlayani air perpipaan oleh Perumda Tirta Bhagasasi sebanyak 22 Kecamatan, kendati belum merata di semua desa, tambah Rika.
Pelayanan air bersih oleh Perumda Tirta Bhagasasi, kini juga sudah 24 jam. Untuk memberikan kemudahan bagi pelanggannya dalam melakukan pembayaran pemakaian air, kini sudah menggunakan teknologi digitalisasi.
Bahkan, perusahaan daerah ini, telah bergabung dengan Gerai Mal Pelayanan Publik (MPP) milik Pemkab Bekasi. Tepatnya di MPP Lotte Mart Cikarang Utara, loket Perumda Tirta Bhagasasi, salah satu yang ramai dikunjungi masyarakat. Termasuk di Gerai Pelayanan Publik (GPP) Aeon Mall Deltamas Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi. ( jonder sihotang)

