Foto : Kepulan debu berwarna putih tampak menghiasi udara stadion Gelora Joko Samudro Gresik Jawa Timur saat laga Timnas Indonesia melawan Timor Leste di ajang Piala AFF U 17

Polusi Debu Hiasi Stadion Gejos Gresik Buat Heboh Penonton Pertandingan Sepakbola Timnas U-17

Loading

GRESIK (independensi.com) Kepulan debu berwarna putih yang diduga limbah polusi tampak berterbangan hingga menyelimuti area stadion Gelora Joko Samudro Gresik Jawa Timur, bahkan terlihat sangat jelas di malam hari ketika tersorot cahaya atau lampu.

Hal tersebut terjadi saat berlangsungnya pertandingan sepakbola Piala AFF U-17 2026 antara Timnas Indonesia melawan Timor Leste pada, Senin (13/4/2026) malam. Akibatnya para penonton merasa terganggu dan kaget dengan munculnya butiran-butiran putih bertebaran.

Salah seorang penonton Salahudin, menuturkan sebelum pertandingan di mulai, butiran-butiran tipis seperti tepung yang tersapu angin berhamburan menyebar dari luar stadion hingga ke dalam stadion Gelora Joko Samudro.

“Kalau kita nyalakan senter ke udara kelihatan kayak kabut, saya jadi kaget ketika melihatnya. Kok ada kabut, tapi ketikan duduk dikursi tribun stadion kok malah kotor berdebu. Bahkan membuat pandangan kita ke pertandingan jadi terganggu,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.

Menurut Salahudin, tidak hanya dirinya saja yang merasakan sejumlah penonton lainnya mengaku terganggu dengan kondisi udara yang tidak nyaman serta bisa menganggu kesehatan itu.

“Semua penonton tadi sempet heboh, kok tiba-tiba melihat ada kabut muncul ditengah asik nonton pertandingan Timnas. Tentu kejadian itu, sangat mengganggu dan bisa membahayakan kesehatan jika kita hirup terus menerus, apalagi jika debunya mengandung sesuatu yang membayakan kesehatan,” tuturnya.

Senada dikatakan seorang penonton di stadion Gejos lainnya, Bagus mengaku kaget saat melihat debu berterbangan di sekitar tempat duduknya.

“Saya sempat kaget, kok stadion terasa ngeres dan pandangan terbatas kayak tertutup kabut. Setelah, saya pegang kursi ternyata kayak debu,” ungkapnya.

“Kejadian ini kayaknya belum diketahui pihak official dan para pemain hingga penyelenggara pertandingan baik PSSI atau FIFA. Kalau tau, pasti pertandingan dihentikan, bahkan mungkin bisa menjadi masalah besar pindah lapangan atau stadionnya ngak disini,” imbaunya.

Terkait kejadian tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Sri Subaidah saat dikonfirmasi mengaku pihaknya masih melakukan pengawasan terhadap sejumlah pabrik yang berada dikawasan stadion Gelora Joko Samudro untuk memastikan asal polusi debu itu.

“Hari ini tim kami sejak tadi pagi melakukan pengawasan ke 4 perusahaan yang berpotensi menghasilkan debu disekitaran Stadion Gejos untuk pencegahan kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Ditanya apakah pihak DLH telah mengetahui atau menemukan indikasi awal perusahaan yang berpotensi paling menonjol terkait hal itu. Sri Subaidah mengaku belum mengetahuinya, karena proses pencariannya masih berlangsung.

“Belum, ini saja teman-teman belum pulang masih nyisir,” pungkasnya. (Mor)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *