Kondisi tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan Commuterline di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat

Tujuh Korban Meninggal: Evakuasi Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter line, Masih Berlanjut

Loading

BEKASI (Independensi.com)- Evakuasi korban kecelakaan kereta api  gerbong KRL Commuterline yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi, di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, hingga pagi ini masih berlangsung.

Evakuasi dilakukan tim gabungan Basarnas, Polri, TNI dan petugas pemadam kebakaran. Tabrakan sendiri terjadi Senin (27/4/2026) pukul 20.59 WIB.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan duka dan permohonan maaf kepada pelanggan.

Pagi ini, untuk Stasiun Bekasi Timur ditutup sementara. Kereta Commuterline, hanya beroperasi sampai Stasiun Kereta Bekasi, katanya, Selasa (28/4/2026).

Disampaikan, korban meninggal tujuh orang, dan ada 81 orang luka- luka dan dirawat di sembilan rumah sakit Kota Bekasi.

Disampaikan Anne, ada 27 perjalanan kereta api jarak jauh, ditunda, dampak gangguan kecelakaan tersebut. Posko keamanan pun didirikan, dan pengamanan di lokasi dilakukan pihak PT KAI dan Polda Metro Jaya

“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik”, ucap Anne Purba.

Dikatakan, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Terkait jumlah korban pada saat ini meninggal dunia, tujuh orang. Dan masih ada korban terperangkap di gerbong wanita commuterline, dan sulit dievakuasi karena lokomotif KA Agro Bromo masuk ke dalam gerbong Commuterline.

Penarikan lokomotif Argo Bromo belum dapat dikeluarkan dari gerbong Commuterline. Petugas gabungan masih bekerja keras mengatasi kecelakaan tersebut.

Petugas Badan SAR Nasional telah mengerahkan sejumlah personel ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Hingga pukul 06.20 WIB, mereka masih berupaya mengeluarkan tiga orang yang terhimpit di dalam gerbong KRL.

Beberapa jam sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, dan Wali Kota Beksi Tri Adhianto, Senin malam, mendatangi lokasi kejadian. (jonder sihotang)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *