![]()
BEKASI (Independensi.com)- Hanya menggunakan satu mobil dinas saja, sudah cukup. Jadi, tidak perlu iring-iringan lagi dengan tiga mobil seperti selama ini, setiap Wali Kota Bekasi, bepergian dalam menjalankan tugasnya.
Tujuannya selain efisiensi, juga tidak sampai menambah jumlah kendaraan. Jadi, cukup menggunakan mobil Hiace aja yang muatannya lebih banyak. Dengan mobil Hiace, wali kota bersama staf, satu kendaraan saja.
Keputusan itu, ditetapkan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto setelah kembali masuk kerja sepulang dari ibadah haji.
“Tidak ada lagi iring-iringan kendaraan dinas saat ia melakukan perjalanan dinas baik di wilayah Kota Bekasi dan keluar kota,” katanya, kemarin.
Sebagaimana selama ini terjadi, setiap perjalanan dinas terdapat tiga kendaraan mengiringi perjalanan dinasnya.
Penggunaan kendaraan secara berlebihan dan iring-iringan yang tidak diperlukan lagi.
Jadi , mulai Senin hingga Jumat, ia akan menggunakan kendaraan dinas jenis Hiace bersama para staf untuk menjalankan tugas pemerintahan.
Diluar hari kerja, ia tetap menggunakan kendaraan pribadi karena lebih banyak melakukan kegiatan langsung di tengah masyarakat.
Ini juga untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas di jalan. Jadi, kebijakan tersebut bukan semata-mata untuk menghemat biaya bahan bakar minyak (BBM), melainkan sebagai upaya mengurangi jumlah kendaraan yang beriringan dalam setiap kegiatan kedinasan.
Hal serupa ia minta, jug dilakukan para Camat untuk menerapkan pola yang sama saat menghadiri rapat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Ia mencontohkan, jika ada rapat di kantor Pemkot, Camat menggunakan satu kendaraan bersama lurah saat berangkat dan pulang bersama para lurah.
Pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, juga tetap dilakukan. Ini sebagai langkah efisiensi, dan dapat mengurangi konsumsi listrik di perkantoran serta menekan penggunaan kendaraan bermotor. (jonder sihotang)

